Powered By Blogger

Sunday, March 27, 2016

Karena Allah



Bismillaah

Kalian, tahu tidak apa yang menyebabkan hati ini begitu bahagia?
Senyum ini lebih merekah,
Persahabatan kita menjadi lebih bermakna,
Pertemuan kita menjadi hal yang paling dirindukan

Jawabannya sungguh tidak rumit dan berbelit-belit, sederhana saja

Semuanya karena Allah.
Karena Allah telah mengizinkan kita untuk bertemu
Karena Allah telah membuatku mengenal dirimu
Karena Allah telah menjadikanmu kawan yang baik bagiku

Bukanlah karena intensitas pertemuan
Apalagi harta atau jabatan
Bukan pula kecantikan dan ketampanan
Tetapi karena Allah tlah hadirkan keikhlasan pada hatimu dalam berkawan :)

Aku, selalu belajar mencintaimu karena Allah wahai saudari seperjuangan.
Karena kita harus berkawan sampai surga, bukan sekadar teman-teman akrab di dunia. Masih belajar mencintaimu karena takwa kepada-Nya. InsyaaAllah.

Semangat kita! :)






Kalian


Bismillaah

“Allahumma innaka ta’lamu anna hadzihil quluub..”

Bahagiakah dirimu kala menatap mata mereka?
Mata yang indah penuh cahaya
Mata yang basah saat membaca kitab al-Qur`an
Mata yang ceria menghadapi halaqah pekanan

“Qadijtama’at ‘ala mahabbatik..”

Rindukah dirimu kala melihat senyum mereka?
Senyum yang meneduhkan
Senyum yang nampak dalam tiap pertemuan
Senyum yang terlahir dari ukhuwah Islamiyah

“Wal taqat ‘ala tha’atik..”

Bersemangatkah dirimu kala merasakan semangat mereka?
Semangat dalam memperdalam ilmu agama
Semangat berlomba-lomba menanam dan menumbuhkan kebaikan
Semangat dalam menambah jumlah hafalan al-Qur`an

“Watawa hadat ‘ala da’watik, wata’a hadat ‘ala nusyroti syarii’atik..”

Kalian, wajah-wajah yang senantiasa terbayang dan menghapus segala lelah. Kalian, yang mengajarkan bagaimana cara berbagi karena Allah. Kalian, yang mengajarkan bagaimana menjadi qudwah. Kalian yang tak mampu disebutkan satu persatu namanya. Terima kasih pernah berbagi bersama. Uhibbuki fillah adik-adik tersayang..

“Fawatsiqillahumma rabithataha..”

-yang masih belajar mencintai kalian karena Allah-
M.A.

Friday, March 25, 2016

Show must go ON


Bismillaah

Alhamdulillaahilladzi bini’matihi tatimmushalihaat.. Segala puji bagi Allah yang segala kebaikan menjadi sempurna karena-Nya :) Saya tak ingin pernah berhenti membasahi bibir ini dengan kalima-kalimat syukur kepada-Nya, memberi segala pujian terindah untuk Allah ‘Azza wa Jalla, yang air mata bahagia dan duka tercipta atas izin-nya.

Sungguh bukanlah kesenangan hati yang saya idam-idamkan hari ini, melainkan ketenangan hati. Melihat senyum bahagia ibu dan ayah serta kakak tersayang, adakah yang lebih indah dari itu semua atas pencapaian kemarin hari? Mengajak mereka untuk menyaksikan secara langsung anggota keluarga termudanya ini *eya* diwisuda adalah hal yang dinanti-nanti. Akhirnya saya selesai memenuhi amanah sarjana ini.

Bukanlah gelar yang saya cari, tetapi husnul khatimah, akhir yang baik di kampus penuh memori indah bernama Universitas Negeri Jakarta, kampus yang mungkin tidak sebaik kampus lain dalam sarana-prasarananya, tetapi mampu mencetak generasi pendidik dan pemimpin bangsa yang berakhlak mulia. InsyaaAllah. ‘Ala kulli hal, akhirnya saya lulus dari kampus itu.

Kini, dengan dunia yang baru, dalam medan dakwah yang mungkin tak kalah seru, saya perlu menggali lebih dalam kemampuan saya sebagai da’iyah yang akan menyampaikan segala kebaikan Islam melalui lisan dan perbuatan yang murni dari hati. Takdir Allah subhanahu wa a’ala lah yang telah mempertemukan saya dengan medan ini tepat sebulan setelah kelulusan saya dari kampus tercinta, sebuah kantor di mana saya akan berusaha menebar manfaat di sana dengan ilmu yang saya punya, ilmu agama dan ilmu bahasa, ya bahasa Prancis tentunya. 

Lillah, niatkan saja lillah. Mungkin medan baru ini tidak menjanjikan ukhuwah seromantis medan terdahulu, tetapi saya sangat yakin bahwa Allah sudah menyediakan berbagai hikmah indah dibalik semua hal baru yang saya temui hari ini.

Saya berdo’a sepenuh hati untuk seluruh rekan mahasiswa yang berniat baik ingin lulus untuk mengakhiri masa mahasiswanya dengan husnul khatimah, semoga Allah berikan kekuatan dan kelancaran wahai sahabat seperjuangan! :) Ini hanya masalah waktu, asalkan do’a terus melangit dan ikhtiar terus berlari hingga menemui garis ‘finish’nya sendiri, saya yakin kalian berhasil kawan. Rabbishrahli sadri, wayassirlii amri.

Tantangan menulis tugas akhir kuliah memang asalnya dari diri sendiri, itu yang paling berat. Namun asal tekad membulat, lanjutkan saja, ikhtiar terus dan bertawakkal-lah kepada-Nya. Fa idza ‘azamta fatawakkal ‘alallah. :)


Semangat Mil! the show must go ON :)
25 Januari
29 Februari
23 Maret
2016

Tiga momen yang terekam dengan baik, alhamdulillaah..




Wednesday, March 16, 2016

From Asriani Rodiah

Bismillaah

Jika ini puisi, maka katakanlah jika saja
Jika ini sepatah dua patah, maka patahannya bahkan melebihi patahan lempengan bumi

Bukankah itu besar?

Ya bahkan kurang besar

Karena ganjaran kebaikan tak bisa ada ukurnya

Apalagi kebaikan yg terus menerus

Yaa semuanya akan terus beranak pinak

Mungkin bisa berkawan dengan amuba yg membelah diri

Banyak yaa katakanlah saja

Surga itu satu doa
Ridho Allah itu doa utama

Nanti kita main2 lg ya kak di taman surga

Tenang
Kenangan kita dicatat baik oleh malaikat2 yg telah datang bertumpuk-tumpuk

İya ini ada kakak Milka dan kita mentee nya

Jika ingin berucap takdir

Maka kita adalah bagian dr org2 yg berkumpul, bertemu dan berpisah karena Allah

Uhibbuki fillah, Kak Milka

(Asri yaaa yg begini saja)