Powered By Blogger
Showing posts with label alfatih. Show all posts
Showing posts with label alfatih. Show all posts

Tuesday, December 19, 2017

Impian

Bismillah
.
Salah satu kesyukuran terbesar dalam hidup adalah anugerah memiliki sahabat yang shalih dan shalihah.
.
Pada akhlaknya, kita akan sulit merasa kesal atas Kekhilafan yang dia buat. Sebab begitu mudah menemui seribu Kebaikan yang dia tanam.
.
Pada tawadhunya, kita akan bertambah yakin, bahwa masih ada nama-nama yang boleh jadi sepi di Bumi, namun menggema di Samawi.
.
Alhamdulillah.
.
Suatu hari, Qada Allah menakdirkanku bertemu ia yang sudah sepaket dg akhlak karimah dan tawadhu itu.
.
Seorang muslimah biasa bersama impiannya yang tidak biasa.
.
Bagaimana tidak?
.
Muslimah itu telah berjanji pada dirinya sendiri, memantaskan diri kelak menjadi the next Ummul Fatih. Ibunya Muhammad Al Fatih.
.
Sang bunda yang tak pernah putus menunjuki garis-garis batas wilayah Konstatinopel pada Al Fatih kecil, seraya menyeru do'a, "kau nak, kau yang akan menaklukannya!"
.
Sebagaimana ibu Al Fatih berdo'a hari itu. Saudariku menggumam do'a serupa di hadapanku.
.
"Kelak diinul Islam juga akan kembali tegak dari generasi yang lahir melalui rahimku!" Suaranya bergetar.
.
Aku terpesona, kemudian berkaca. Sudah seberapa jauh langkah kita sebelum hari itu tiba?
.
Hari di mana Islam berjaya di penjuru bumi. Syam dibebaskan, Roma ditaklukan.
.
Semoga Allah kabulkan segala asa dan citamu teteh shalihah, Allah yubaarik fiik.
.
Jazakillahu khayran telah mengajakku menyalin impianmu.

Friday, October 27, 2017

Hidup Pemoeda-Pemoedi!

Wait, pemuda-pemudi mana dulu nih 🙄
.
Apakah mereka yang ikhlash mengasingkan dirinya, menjaga akidah serta raga, dalam sebuah gua, selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun lamanya?
.
Ataukah 40 orang generasi awalan, yang salah seorang di antaranya masih berusia 14 tahun, namun ridho mewakafkan rumahnya? Sehingga ta'lim bersama Rasul terus berjalan, istiqomah.
.
Pun boleh jadi mereka pada zaman yang pemimpinnya adalah sebaik-baik pemimpin, yang pasukannya adalah sebaik-baik pasukan, membebaskan Konstatinopel menjadi ibukota Daulah Utsmaniyyah tertanggal 6 april 1453 M / 26 rabiul awal 857 H?
.
Siapapun pemuda hebat itu, semoga kita ada di antaranya. Siapapun kita hari ini, semoga kelak Allah mampukan menjadi washilah lahir-tumbuh-kembangnya generasi-generasi hebat, layaknya para pendahulu.
.
Keluarga Imron, memberi gambaran pada ummat, bagaimana meneruskan generasi pemuda-pemudi hebat? Kisahnya termaktub dalam Qs. Ali imran : 35. Sebagaimana Hannah, sang istri. Memulai ikhtiar dengan khusyuk, meminta kepada Allah, kelak keturunannya terjaga dari akidah yang menghamba kepada selain Allah.
.
Lantas do'anya terjawab, jadilah ananda Siti Maryam seorang pemudi yang terjaga akidahnya, menjaga kesucian diri di dalam mihrab, hingga tiba masa Isa 'Alayhissalam terlahir dari rahimnya dengan rahasia-Nya.
.
Pemoeda-pemoedi terdahulu, akan jadi role model ter-up-to-date bagi kita semua. Longlast. Kesucian akidah dan akhlak mereka, niscaya menuntun negeri ini menjadi subur - makmur - adil - dan aman.
.
Next destination : Road to ROME!
.
#besokharisumpahpemuda #peaceloveandcool