Powered By Blogger

Wednesday, July 18, 2012

Terkadang

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Terkadang memang dirasa berat. Tapi hati terlalu gengsi untuk mengakuinya. Pada dasarnya diri ini memang lemah, sebagai manusia normal tentu saya ingin mundur, menghindar, menjauhi segala beban yang menghampiri. Tapi lagi-lagi Allah. Allah tidak pernah mengajarkan saya untuk bersikap lemah, pun Allah tak pernah melemahkan saya. Sehingga tak ada alasan untuk menghindari jalan berbatu ini. Saya yakin lelah ini tiada sia-sia dan tak akan selamanya dirasa. Allah punya banyak skenario indah... Allah punya banyak pejuang diin-Nya yang akan menguatkan. Diri yang lemah berasal dari ruhiyah yang lemah, banyak belajar dan introspeksi kemudian memperbaiki diri mungkin bisa menjadi solusi. Saya hanya ingin mengutip kata ini, "Jika memang amanah ini sudah menjadi bagian hidup saya, sesungguhnya saya bukan meminta semoga Allah meringankannya, melainkan meminta semoga Allah menguatkan bahu ini saat memikulnya."

Sunday, July 8, 2012

Indahnya melingkar.

Bismillahirrahmaanirrahiim:)

Melingkar (liqo) itu sungguh banyak manfaatnya. Salah satu yang paling terasa adalah ilmu dan amal. Menambah ilmu yang menghadirkan amalan..
Sudah dari dulu ingin sekali menuliskan tiap ilmu yang didapat ke dalam blog multiply ini, tapi rasanya sulit untuk memulai #males :p

Ok, dimulai hari ini:D
Materi liqo, 8 juli 2012

10 Muwashafat kader tarbiyah/karakter kader tarbiyah

1. Salimul Aqidah (Aqidah yang
bersih)
2. Shahihul Ibadah (ibadah yang
benar)
3. Matinul Khuluq (akhlak yang
kokoh)
4. Qowiyyul Jismi (kekuatan
jasmani)
5. Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam
berfikir)
6. Mujahadatul Linafsihi (berjuang
melawan hawa nafsu)
7. Harishun Ala Waqtihi (pandai
menjaga waktu)
8. Munazhzhamun fi Syuunihi
(teratur dalam suatu urusan)
9. Qodirun Alal Kasbi (memiliki
kemandirian usaha)
10. Nafi’un Lighoirihi (bermanfaat
bagi orang lain)

Oke tinggal mengukur dan memperbaiki karakter diri, sudah ada kesepuluhnyakah?
hmmmmmm:(

SemangkA!!:)

Barakallahu lakuma wabarik `alaik wajama'a bayna kuma fi khayr untuk ka Agus dan mba Ana:)

Thursday, July 5, 2012

Menyambut bulan ramadhan yang berkah

Bismillahirrahmaanirrahiim

Ramadhan yang mulia.. Bulan yang paling diidamkan kedatangannya oleh umat muslim seluruh dunia. Banyak dari kita yang menyambut dengan penuh sukacita, dengan kegembiraan. Namun ada hal mengganjal pikiran saya, kenaikan harga di bulan ramadhan. Saya terheran melihat dan mendengar berita-berita menjelang bulan puasa, pasti harga barang di pasar naik. Sebuah statementpun menyatakan bahwa, "Kenaikan harga barang akan terus terjadi sampai bulan suci berakhir". Menyedihkan memang, apalagi hanya demi meraup untung BESAR-besaran, para pedagang beralasan bahwa pasokan barang semakin sedikit. Sangat jelas terlihat ini merupakab sebuah 'skenario/permainan' pasar yang sudah membudaya, seperti menjadi sebuah hal yang rutin menjelang bulan puasa. Seakan menghapus kata 'berkah' di bulan ramadhan, mengapa bulan ini yang dijadikan ajang menguntungkan diri, padahal mereka yang menengah ke bawah saja sehari-harinya susah untuk makan, apalagi di bulan puasa ini jika harga barang naik. Ini mungkin sebuah bentuk keberkahan bagi pihak yang memanfaatkan kesempatan, tapi tidak bagi rakyat kebanyakan.

Mengapa sering muncul kata 'mengapa' dalam pikiran ini?