Bismillah
.
Masih ingat dede? Bayi kucing yang didonasi oleh salah seorang kawan bulan november tahun kemarin. Kini usianya telah menginjak 10 bulan. Alhamdulillaah~
.
Sejauh ini, dia baru jatuh sakit sebanyak satu kali. Itu pun alhamdulillah masih terselamatkan :" sebab kucing seorang teman sempat dehidrasi selama beberapa hari, diinfus, tapi tak berapa lama, ia pergi :( innalillahi wa inna ilaihi raaji'un..
.
Sedihnya beberapa hari ini dede sakit untuk kedua kalinya, selera makannya hilang, badannya hangat, lesu, tidur terus, ndak mau minum, muntah, dan.. sepertinya gangguan pencernaan. Uni sempat search di google, katanya kemungkinan ada luka di ususnya sebab pernah salah makan pas main di luar rumah.
.
Atas saran seorang kawan, diberilah obat diapet dan tolak angin anak.. belum terlihat efeknya, yang jelas masih susah makan. Karena jarinya semakin pucat, yang awalnya merah muda, sekarang jadi putih pucat, akhirnya dry food si dede ditumbuk halus, dicampur madu dan air, lantas disuapi langsung ke mulutnya, ya Rabbi persis baby bulu-bulu pokonya.
.
Di samping itu, kami sering mengajaknya bicara sebagaimana nabi Sulaiman pernah meneladani dengan mengajak hewan bicara, "dede..sembuh ya sayang.." begitu terus dibarengi dengan usapan lembut di kepalanya, insyaaAllah meskipun kita tak memahami bahasa mereka, saya yakin dengan tindakan tadi itu mereka akan merasakan betapa mereka begitu disayang dan diharapkan sembuh seperti sedia kala :) the positive power!
.
Alhamdulillah, kala disuapi dede sehari bisa makan 5-6 kali, dan matanya terlihat lebih segar, tenaganya mulai ada lagi, dia mulai jalan-jalan lagi keliling rumah *lol
.
Kalau dede sampai drop lebih lama, sepertinya kami akan segera bawa ia ke dokter hewan terdekat, tempat di mana ia diberi vaksin. Smoga dede segera pulih ^^ syafahullahu syifa'an 'ajilan dede..
.
By the way, pagi ini persis saat saya hendak membereskan kasur ruang tv, saya lupa mengenakan kacamata dan dengan penuh percaya diri mengangkat 'sesuatu' di atas kasur, saya pikir itu adalah bunga Kenanga yang biasa ibu tebar di kasur dan lampit di rumah. Namun sayang seribu sayang, teksturnya bukan seperti bunga segar, melainkan bangkai segar *jijai
.
Jeng..jeng.. jasad cicak tak bernyawa tergeletak syahdu di atas kasur, tangan saya reflek melempar si cicak kembali ke atas kasur *lol. Kemudian saya buru-buru membasuh tangan dengan air dan beberapa tetes sabun cuci piring, bulu tengkuk menari-nari, "hiiiy!"
.
Saya pun menghampiri dede yang sedang termenung imut di bawah kursi makan, "dedeeee kenapa kamu bunuh cicaknyaa?", lalu saya gendong ia dan mendudukkannya persis di dekat jasad cicak buruannya, "nah, coba dihabiskan," ujar saya padanya, dengan niatan agar tidak mubazir dan 'yang paling penting' adalah saya ndak mau angkat jasad cicak itu lagi untuk kedua kalinya meski menggunakan sekop atau apapun itu. Gagal. Dede hanya memandangi haru si cicak, dan meloyor pergi *tepok jidat
.
Sekejap setelah melepas seprai, mengangkat jasad cicak dengan mata terpejam *wk, mengepel lantai, saya mencari iseng di google alasan mengapa kucing berburu hewan namun tak disantapnya. Ternyata hasilnya mengharukan, hiks. Mungkin ini tanda sayang dede setelah berhari-hari sakit dirawat langsung oleh tiga suster di rumah ahaha. Nah ini dia dugaan sementaranya, dari situs pecintakucing.com :)
.
1. Pengakuan
Saat kucing membawa pulang buruannya ke rumah, hal itu menandakan bahwa kucing anda telah mengakui rumah anda sebagai rumahnya, dan sekaligus mengakui anda sebagai bagian dari keluarga kucing.
.
2. Kasih Sayang
Kalau kucing anda membawa pulang binatang kecil dan tidak memakannya, itu merupakan sebuah bentuk ekspresi kasih sayang dari si kucing dan menjadikan binatang buruannya sebagai "hadiah".
.
3. Mencarikan Makanan
Teori yang terakhir berpendapat, bahwa kemungkinan besar kucing menganggap manusia sebagai anggota keluarga yang tidak mampu berburu. Oleh karena itu, ketika kucing membawakan pulang anda tikus atau burung mati, mereka sebetulnya sedang mencarikan anda makanan ! What a wonderful creature.
.
*Kesimpulan
Semua teori itu hanya dugaan, walau teori yang pertama lebih dekat dengan fakta.
.
Thank you dedeee, sayangnya kami ndak makan cicak :')
MaasyaaAllah laa quwwata illa billah.. Allah menciptakan segala kebaikannya dengan penuh Cinta ♡
Pepatah Yunani kuno berkata: "Scripta Manent, Verba Volant". Yang tertulis akan abadi, yang terucap akan hilang bersama hembusan angin.
Tuesday, July 4, 2017
Balada Dede Sakit
Wednesday, June 28, 2017
Syukur
Bismillah
.
Syawwal 1438 hijriah, alhamdulillah 'ala kulli hal. Bahagia dapat menjamunya kembali, bahagia mendengar gema takbir berulang kali, bahagia telah menikmati proses ramadhan tahun ini. Apapun itu, berbahagialah atas segala kebaikan-Nya :)
.
Sejujurnya saya sempat merasa takut sekali, jauh-jauh hari terisak dalam sujud yang dalam, ada yang hilang di baiti jannati. Saya mengkhawatirkan begitu banyak hal yang seharusnya tak boleh dikhawatirkan oleh mereka yang beriman. Saya takut hidup tanpa ayah sejauh ini. Ramadhan tanpanya, lebaran tanpanya, sehari-hari tanpanya.
.
Begitulah qalbu terombang-ambing berulang kali, suatu waktu saya yakin atas ketetapan-Nya, lain waktu saya merasa begitu takut dan khawatir. Padahal Allah senantiasa mengayomi hati dengan kalimat "laa tahzan wa laa takhaf!"
.
Kian hari rasa takut dan khawatir itu menjadi berubah sebab, kini saya justru takut dan khawatir jikalau ternyata segala nikmat yang Allah beri lalai kami syukuri, terlalu sibuk memikirkan segala keinginan hati, gemar sekali menuntut banyak hal dalam hidup ini. Faghfirlana..
.
Lalai mensyukuri hal kecil boleh jadi merupakan sebab bagi hati yang gemar menuntut hal-hal besar, rasanya hendak sekali mensyukuri segala nikmat-Nya sehingga hati menjadi tenang dan selalu merasa cukup.
.
Kunci bahagia hari ini, iman dan qana'ah.
Wednesday, May 17, 2017
Tulisan perdana! di www.ajib.fr
Bismillaah
Hamdulillaah wa syukurillah, semua berkah yang Allah limpahkan ditahun lalu itu luarbiasa. Banyak hikmah dan ibrah yang tiada henti ingin sekali Allah perlihatkan dalam hidup saya, terus-menerus. Alhamdulillaah. Pahit manis getir, tetap alhamdulillaah..
.
MaasyaaAllah laa quwwata illa billah, lepas dari aksi besar 212 (aksi bela Islam) pada 2 desember 2016 lalu, seorang rekan menyarankan saya untuk menuliskan berita dengan bahasa Prancis dan mengirimkannya pada media online di Prancis.
.
Awalnya saya sangat ragu, dan berpikir tulisan itu hanya akan berhenti pada blog saya pribadi. Namun saat diikhtiyarkan, berhari-hari tanpa kabar, tiba-tiba salah satu media favorit saya dari jaman SMA (www.ajib.fr) memuat tulisan saya di website dan halaman facebooknya!
.
Fyi: www.ajib.fr merupakan media islam semacam www.muslim.or.id di Indonesia, atau mungkin www.kabarmekkah.com yang selain memuat tsaqofah islamiyah, juga memuat kabar berita terbaru seputar agama islam.
.
Dakwah bil qalam menjadi passion terbesar saya entah dari mana muaranya berasal dan sejak kapan itu terjadi, yang jelas itu terjadi sudah lama sekali dan masih hidup hingga detik ini..
.
Biarkan dunia melihat, betapa muslim dan muslimah di Indonesia sangat besar rasa cintanya terhadap kitab suci mereka, Al qur'an..
.
Voilà:
https://www.ajib.fr/indonesie-7-millions-de-manifestant-soutenir-coran/
Saturday, May 6, 2017
9 Tahun
Bismillah
.
Sembilan tahun lalu. Alkisah, ada dua orang sahabat yang kembali Allah pertemukan secara sengaja dan "tiba-tiba".
.
Namun sungguh hebat, ada salah seorang di antara mereka yang masih mampu mengingat segala kisah persahabatannya dengan ((sangat)) rinci. Dari mulai hari perpisahan, raut wajah sedih sahabatnya, dan kebiasaan serta mimpi-mimpi sahabatnya.
.
"Aku ingat semuanya. Kamu yang dulu ingin sekali lanjut kuliah dijurusan hukum, kamu yang dulu tertunduk sedih di masa-masa akhir sekolah saat kita akan pisah, kamu yang dulu memilih duduk di bangku sebelahku saat pengumuman kelas..", hingga 'kamu-kamu' lainnya.
.
Sahabatnya terdiam takjub, ingatannya sempurna.
.
Sembilan tahun sudah. Mereka melewati beragam hal yang ternyata serupa, hanya saja mereka tak pernah lagi saling berbagi. Sampai-sampai saat saling bercerita, ekspresi wajah mereka lebih banyak terkejut dan tertawa dibanding sedih-sendunya.
.
Sembilan tahun itu. Ternyata mampu mengubah banyak hal dari dua orang sahabat itu. Mulai dari cara pandang kehidupan, keimanan, hingga harapan harapan agar Allah limpahkan keistiqomahan.
.
Sembilan tahun itu, setelah direnungkan, bagaimana mungkin mereka tahan untuk tidak saling bertemu?
.
Tulisan untuk saudari kesayangan yang tidak berubah, konsisten dengan kedewasaanya yang mendewasakan.. dari sejak 11 tahun lalu di bangku itu.
.
Nur Asiah.
.
.
Hadir pula guest star IX-8 :
Desi tresnawati, uhibbuki eyangg
Thursday, May 4, 2017
Dede
Bismillah
.
Seumur-umur ayah hanya pelihara hewan-hewan yang jarang dipelihara di rumah, seperti iguana, ular, elang, dan masih banyak lagi, sekalipun tidak pernah memelihara hewan unyu berbulu dan imut bernama kucing.
.
Kemarin sebelum pergi jauh, ayah meminta pelihara kucing, yang banyak bulunya, biar lucu :') katanya hendak merawat dan memelihara makhluk lain agar hidup lebih semangat dan bermanfaat meski terbaring di kasur. *sigh
.
Malam itu juga saya broadcast satu persatu grup whatsapp mengabarkan jika ada dalah seorang yang rela mendonasikan bayi kucingnya untuk diasuh di rumah kami. Alih-alih memberi justru banyak yang meminta balik jikalau saya mendapatkan lebih dari satu ~ >_<
.
Beberapa mengabarkan bahwa kucingnya sudah didonasikan, beberapa menyanggupi namun dengan jarak yang tidak memungkinkan, "aku di sini dan kau di sana", kucingnya di bandung pemirsaaa.
.
Hingga sampailah seorang kawan di sebuah lembaga legislatif berbaik hati menawarkan kucing milik tetangganya, Dien :') alhamdulillah jumpa di depan McD cibinong ya Dien, bayi kucingnya kubawa naik angkot ~
.
I'll never forget that day Dien :) thankssomuch, jazakillahu khayran jazaa
.
Semoga bayi kucing yang kami namai "Dede" dapat menjadi penyejuk hati di rumah kecil ini ^^
Wednesday, April 12, 2017
Mabit Sunda Kelapa
Bismillah
.
.
25/03/2017
Masjid Sunda Kelapa (tempat ayah rahiimahullah syahadat pertama kali)
.
Bersama kakak dan ibu tercinta serta rekan tim #hijrahkuy (Mustika dan Maware). Di saat mungkin muda-mudi lagi pada galau satnite sendirian di depan laptop sambil ngemil dan ngetik Skrip... *eits. Kami memutuskan berangkat malming di sebuah agenda mabit dan bergalau ria bareng Al qur`an (galau inget hafalan). Ya Rabb :(
.
Dalam sebuah kesempatan yang Allah berikan, seorang hafidz qur`an membagi ilmu dan mengajak kami (wa bil khusus muda-mudi) untuk semakin dan terus istiqomah cinta pada Al qur`an.
.
Sebelum masuk pada perbincangan bliau rahiimahullah meminta izin membacakan sekitar 10 ayat surah pertama Al mu`minun. Pada ayat kedelapan, walladziinahum li amaanaatihim, "sungguh beruntung mereka yang menjaga amanat," kemudian disambungkan bagi para penjaga al qur`an..
.
Al qur`an baginya bukan hanya untuk dihafal saja, sebab jika begitu, seseorang itu hanyalah bersifat hamilul qur`an (penghafal qur`an), berbeda fadhilahnya dengan hafidzul qur`an (penjaga qur`an), yang dirinya senantiasa membaca, mentadabburi, mengaplikasikan dalam kehidupan, menghafal, mencinta, mengakrabi, menjaga, menyebarkan, dan seterusnya.
.
Ternyata menghafal saja tidak cukup, menurut bliau Menghafal belum tentu Menjaga. Sebab seorang hamilul qur`an (dengan izin Allah), dimampukan untuk menghafal bahkan hingga 30 juz. MaasyaAllah.. Namun bliau menambahkan, seseorang itu belum tentu mampu menjadi seorang hafidz qur`an. Saya, yang hanya duduk nonton di sana rasanya seperti, terbelah-belah, sedih mengingat sudah sejauh mana saya di antara mereka.
.
Intinya bliau berpesan, utamakanlah diri kita menjadi penjaga qur`an sepanjang hayat, istilahnya "jangan lalaikan barang sedetik atas alasan duniawi," sebab utsman bin affan pernah berpesan bahwa, "insan yang hatinya bersih tak akan pernah merasa Bosan, berinteraksi dengan Al qur`an". Heartshot, makin retak hati rasanya.
.
Allahummarhamna bil qur`an..
.
Hamasah!!
.
Baarakallah @muzammilhb, semoga istiqomah ngajak kita semua untuk selalu jaga qur`an. Aamiin ya Rabbal `alaamiin
DZN BKS 2017
Bismillah
.
.
08/04/2017
Stadion Patriot Chandrabraga Bekasi
.
Setelah tragedi sepanjang jalan seharian dari Lodaya (Bogor) menuju Stadion Bekasi, bersama Andra (my bestpartner from junior highschool), Indah (tetangga oma tapi juga temen SMA), dan Irfa (ibu dokter imut yang jago nyetir), akhirnya, alhamdulillah setelah 3 jam berlalu kami pun tiba dengan muka yang perlu disetrika *Le to the Cek* :p
.
Allah.. saya hanya bisa menggumamkan takbir tak terhitung saat mendengar ceramah yang disampaikan bliau, Dr. Zakir Naik dan anaknya, Fariq Naik. Jauh sebelum hari ini, saat pertama kali melihatnya via youtube, sontak hati langsung berbisik, "nah, ini, ini...yang dibutuhkan umat manusia zaman ini, da'i serupa bliau."
.
Hingga qadarullah, bliau didatangkan oleh ridho Allah di dekat kita, Bekasi. "Similarity of christianity and Islam", menjadi sebuah tema yang menarik kala bliau menyampaikan ba`da isya itu. Saya jadi ingat, almarhum ayah pernah cerita, bahwa Allah Swt itu Esa bahkan di dalam injil yang dibacanya, bahwa Yesus (nabi Isa As) bukanlah Tuhan, melainkan hanya nabi yang Allah turunkan di muka bumi. Ternyata, ayah benar adanya, hal itu diulang berkali-kali oleh DZN bahwa di dalam injil pun Tuhan yang patut disembah bukan Yesus (nabi Isa As), melainkan hanya Allah Subhanahu wa ta`ala.
.
Singkat cerita, blog kali ini tentu tidak akan menceritakan keseluruhan isi ceramah hehe sebab bisa dan lebih nikmat jika ditonton langsung via youtube atau disaksikan langsung di stadion *eya.
.
Alhamdulillahilladzi bini`matihi tatimmushalihaat.. Melihat bliau di layar kaca saja ruhnya sudah mantap soul, apalagi kemarin saat menyaksikan langsung meski tak dekat dari tribun kami. MaasyaAllah.
.
Semoga Allah beri keberkahan hidup bagi beliau sekeluarga, dan kami, yang menyaksikan, bukan hanya menjadi penonton tetapi juga menjadi muslim/muslimah yang cerdas dan hidup sesuai Al Qur`an dan sunnah. Menjadi sebaik-baik manusia bagi alam semesta.
.
Semoga spirit mencintai islam, mengimani Allahu ahad, dan menjaga Qur`an dan sunnah tertanam semakin hari semakin dalam bagi ruh seluruh umat di muka bumi.
.
Aamiin, aamiin ya Rabbal `alaamin..
.
(Edisi belum sepekan namun ruh sudah rindu dengan sosok DZN rahiimahullah)
.
#DZNBKS2017
