Powered By Blogger
Showing posts with label france. Show all posts
Showing posts with label france. Show all posts

Wednesday, May 17, 2017

Tulisan perdana! di www.ajib.fr

Bismillaah

Hamdulillaah wa syukurillah, semua berkah yang Allah limpahkan ditahun lalu itu luarbiasa. Banyak hikmah dan ibrah yang tiada henti ingin sekali Allah perlihatkan dalam hidup saya, terus-menerus. Alhamdulillaah. Pahit manis getir, tetap alhamdulillaah..
.
MaasyaaAllah laa quwwata illa billah, lepas dari aksi besar 212 (aksi bela Islam) pada 2 desember 2016 lalu, seorang rekan menyarankan saya untuk menuliskan berita dengan bahasa Prancis dan mengirimkannya pada media online di Prancis.
.
Awalnya saya sangat ragu, dan berpikir tulisan itu hanya akan berhenti pada blog saya pribadi. Namun saat diikhtiyarkan, berhari-hari tanpa kabar, tiba-tiba salah satu media favorit saya dari jaman SMA (www.ajib.fr) memuat tulisan saya di website dan halaman facebooknya!
.
Fyi: www.ajib.fr merupakan media islam semacam www.muslim.or.id di Indonesia, atau mungkin www.kabarmekkah.com yang selain memuat tsaqofah islamiyah, juga memuat kabar berita terbaru seputar agama islam.
.
Dakwah bil qalam menjadi passion terbesar saya entah dari mana muaranya berasal dan sejak kapan itu terjadi, yang jelas itu terjadi sudah lama sekali dan masih hidup hingga detik ini..
.
Biarkan dunia melihat, betapa muslim dan muslimah di Indonesia sangat besar rasa cintanya terhadap kitab suci mereka, Al qur'an..
.
Voilà:
https://www.ajib.fr/indonesie-7-millions-de-manifestant-soutenir-coran/

Sunday, September 11, 2016

Parole du Coeur

بسم الله

Ô Allah.
Dans cette belle soirée, j'ai un grand espoir dont je pense toujours, c'est d'être tout le temps proche de Toi. Si non, j'éprouve une grande inquiétude, vraiment.

Ô ma prophète Muhammad.
Dans cette époque-ci étant très horrible, je n'ai que besoin de ta présence. Ce monde de plus en plus me fait trop peur.

Ô mon noble Coran.
Dans cette vie si moderne, j'aurais dû être proche de toi tout le temps. Je fais souvent la bêtise comme j'ai tant de raisons que je me sens très occupée pour t'apprendre par coeur, te mémoriser.


Baca juga : Tentang Guru

Ô paradis.
Veuilles m'excuser.
Voudrais-tu m'accueillir? Voudrais-tu me laisser rester dedans?


Ô Allah, pardonnez-moi. pardonnez-ma famille. veuillez nous pardonner.

Le dimanche - minuit
10 dzulhijjah 1437 H

Friday, September 2, 2016

Mundur ya, Madame?

بسم الله

Jadi teringat beberapa bulan lalu semester awal mengajar estafet kelas beasiswa. Saat salah satu murid perempuan nan hitam manis dengan raut sedih menghampiriku seusai kelas berakhir.

"Madame.. Kelas kita sepertinya sudah pada jago ya.." ucapnya sedih.

"Kelihatannya memang iya tapi banyak juga di antara mereka yang baru belajar bahasa Prancis untuk  pertama kali kok.." jawab saya sambil merapikan spidol kelas.

"Tapi lebih banyak yang sudah bisa Madame, saya belum ngerti apa-apa dan Madame bicaranya banyak bahasa Prancis yang saya ngga ngerti..." tambahnya dengan raut kecewa.

...
...
...

Seketika saya diam berpikir, saya perlu evaluasi.
...
...
...


"Humm..... oke kita sepakati ya? saya coba mulai pertemuan berikutnya memperbanyak porsi bahasa Indonesia, seandainya kamu masih merasa sulit, tanyakan lagi saat di kelas (atau) jika tidak ingin, kamu bisa temui saya seusai kelas. Bagaimana?" nego saya saat itu.

"Tapi susaah Madame baca tulisannyaa.. Saya sepertinya ngga akan bisa Madame, saya lebih baik pindah bahasa ya Madame? yayaya..." negonya kembali.

Saya tidak ingin melepaskan dia semudah itu, sebagai guru saya merasa perlu meyakinkan siswa saya untuk berani menghadapi sesuatu yang dianggapnya sulit, bukan sebaliknya, justru menghindar dari realita. Eyaa

"Secepat ini? Begini ya.. Kita sepakati ulang dalam beberapa pertemuan ke depan, nego yang tadi saya tawarkan. Semua bahasa asing tidak ada yang benar-benar mudah, kamu yakin mundur begitu saja? Keren lhoo bisa bahasa Prancis.." jurus terakhir saya keluarkan, *keren*.

"Saya sepakati perpindahan kamu jika memang dalam beberapa pekan kedepan progresmu jauh, tapi hadir dulu dalam pertemuan-pertemuan berikutnya di kelas saya, Deal?" saya coba meyakinkannya sekali lagi.

...
Murid itu termenung sejenak
...


"Oke Madame, saya coba ya.." jawabnya merasa tertantang.

"Sip deal, kita coba sama-sama :)" tutup saya sebelum kami berpisah.

Au revoir..... Akhirnya sapa kami berbarengan.

Setelah kembali lagi mengingat kejadian tersebut, saya baru sadar, murid unik yang berani minta mundur dihari pertama itu nyatanya masih bertahan hingga sekarang dengan progres nilai yang sangat baik! dan ingatan kosa kata yang jauh lebih kuat dari kawan-kawan yang justru lebih dulu pernah belajar bahasa Prancis.

Ternyata memang ya, yang rajin  bisa mengalahkan yang pintar sedari awal :) lets try and prove it!
Alhamdulillaah `ala kulli haal.

Friday, August 5, 2016

Serupa tapi tak sama

بسم الله

Akhir bulan ini saya mendapat jadwal full hampir setiap pagi hari di kelas yang sangat minimalis dan menarik hati. Kesan pertama saat pertama kali bertemu mereka tidak begitu waww, karena kami belum saling mengenal, saya hanya menandai bahwa ternyata mereka sama-sama pengguna Uber yang juga sama-sama tinggal di kawasan utara, Gading.

Keesokannya, saya melihat mereka berdua menjadi serupa. "Kamu Sean kan? dan kamu André?" ucap saya saat mengajar mereka lagi hingga suatu hari saya tau bahwa André biasa dipanggil Dedek (à propos, t'es mignon. Ouff :p)

Hingga setelah berlalu sepekan.. dua pekan.. dan seterusnya, saya mulai melihat banyak kesamaan pada mereka. "Kenapa lama-lama wajah kalian mirip ya?" mereka hanya tertawa dan mengiyakan, sebab ternyata saya bukan orang pertama dan satu-satunya yang mengatakan hal itu.

Suatu hari saat saya sedang seru mengoreksi ujian orientasi bahasa mereka, saya menemukan untuk kesekian kali persamaan antara mereka. "Ini kenapa tulisan kalian tokohnya sama-sama Ryan namanya ya? 
Bukannya kalian duduk berjarak satu meja?"

"Ah iya Madame? Iya saya pakai nama Ryan", "Iya saja jugaa" jawab mereka terkejut, well, ya tapi tidak heran juga karena mereka punya banyak kemiripan hehe

"Madame percaya ngga? Kotak Pensil kita juga sama lho." kata Dede tiba-tiba menambahkan.

"Ooh yaaa?" timpal saya penasaran sambil menengok ke meja belajar mereka.

"Ini lho madame saya beli tiga tahun yang laluuu," kata Dede sambil mengeluarkan kotak pensil dari tasnya.

"Saya juga beli udah lama madame..." tambah Sean dengan santai.

Saya hanya tertawa geli sebab banyak kemiripan yang terjadi tanpa sengaja antar mereka. "Sepertinya ini unik dan saya perlu mengabadikan kalian di blog saya" jawab saya iseng tapi niat *lol

"Betul ya madameeee" tagih Dede.

Au fait, voilà, une écriture pour vous les deux garçons étant beaux et mignons ~

Semoga Sean lancar ya dengan jurusan tekniknya dan begitu juga Dede yang ingin fokus di pertambangan dan perminyakan. Tetep main bareng ya kalian pas tiba di Prancis.
Bise :*

Wednesday, June 15, 2016

Mengajar = Belajar

Bismillaah

Tiada profesi yang paling membuat nyaman selain guru dan menjadi seorang ibu. Setidaknya itu yang saya amati dan mulai rasakan. Saya tidak pernah menyangka akan menjadi seorang guru dimasa mendatang, saya sempat berpikir akan menjadi seorang wanita karier kala itu.

Kini kelas menjadi tempat akrab yang selalu dijalani, belajar menjadi sebaik-baik guru yang bukan hanya mentransfer ilmu tetapi membuat mereka mengerti dan bermanfaat bersama ilmu tersebut. Juga belajar menjadi seorang guru yang tidak melulu bicara ilmu dunia tetapi juga membentuk akhlak mereka, menjadi teladan baik bagi mereka.

Saya ingat benar tangga awal belajar menjadi seorang pengajar ketika menjadi mentor di sekolah hingga di kampus, dari sana saya menemukan titik terang bahwa Ya, amalan inilah yang menarik hati, berbagi ilmu ukhrawi dan duniawi, berlomba dalam kebaikan, menebar inspirasi, j'adore ça.

Meski ibu ayah sempat meragu, benarkah mengambil program bahasa? Benarkah bisa menjadi seorang guru? Namun akhirnya Allah juga yang menentukan jalan. Akhirnya saya sampai pada titik ini, sejengkal demi sejengkal. Menjadi manusia bermanfaat, teladan baik, dan inspiratif adalah passion terbesar yang mendominasi.

Teruntuk siswa/i tercinta, ilmu bahasa memang bukan segalanya, namun semoga ia kelak dapat memberimu manfaat. Bahasa prancis yang kau punya, menjadi jembatanmu dalam menggapai cita dan menaklukkan dunia, kelak, jadilah manusia bermanfaat ya. Je vous aime les enfants.

Guru bukanlah tempatnya segudang ilmu, sebenar-benarnya ilmu yang kita miliki tidaklah banyak. Saat  ilmu itu DIBAGI kepada yang lain, barulah di sana ilmu yang memang sebenarnya milik kita.

Wednesday, May 18, 2016

Di antara ribuan kata

Bismillaah

Ada hal tak terduga yang terjadi kemarin hari, hal yang setelah saya evaluasi kembali bisa jadi dia terwujud dari sebuah lisan yang mengucap dengan penuh harap.

--------
Masih ingatkah sebuah kisah yang bercerita tentang seseorang yang ingin menyebrang dan hampir tertabrak seorang pengemudi mobil mewah?

Kemudian sang pengemudi turun dan meneriaki pejalan kaki tersebut, "eh kalau jalan liat-liat dong, Buta Ya???"

Tak berapa lama itu terjadi, si pejalan kaki matanya terkena pecahan kaca dan seketika buta.
Na`udzubillahi min dzaalik.
--------

Jumat pekan lalu, saat sore begitu melelahkan, saat wajah orang rumah mulai terbayang, dan ah, masih ada sabtu, masih ada sesuatu. Waktu di rumah rasanya tidak pernah lama lima tahun belakangan.

Jumat sore itu rasanya saya ingat benar, asal berucap dengan penuh harap, "huhu liburan enak nih.. setiap hari pastilah yang dilihat kendaraan yang lalu lalang, tumpukan kertas, tempat yang sama, kolega yang sama, anak-anak yang sama, semua yang terekam mata sama, dan otakku rasanya perlu pemandangan segar untuk mengembalikan fungsinya hehehe..", ucap saya kepada dua orang kawan sepulang dari kantor.

"iya betul, aku suka hiking lho dulu pas weekend," timpal seorang kawan berdarah india, Pryanka.

"wah kebayang Pya, pasti fresh banget ituu." balasku meng-aamiin-kan semoga mendapat momen itu kembali di tengah waktu bekerja yang padat, alam oh alam..

---------
Dan tebak, apa yang terjadi kemarin hari?

Allah benar-benar membuat saya bertemu dengan pemandangan luas. Di sebuah taman wisata alam di bagian utara kota jakarta. Taman Mangrove. Menemani Shayma Nabaoui yang ingin melakukan ekskursi, seorang mahasiswi Prancis yang kini magang di kantor selama dua bulan ke depan, ia berdarah Maroko tetapi lahir di Prancis.

Pemandangan di Taman Mangrove memberikan rekaman baru untuk disampaikan oleh mata kepada sang otak.

Refresh!

Dari evaluasi tadi saya jadi semakin meyakini, bahwa di antara RIBUAN kata yang terucap setiap saat, kita tak akan pernah tahu, Ucapan mana yang akan Allah IJABAH.

So, let's be positive guys!

Alhamdulillaahilladzi bini`matihi tatimmushalihaat..

Sunday, January 10, 2016

Erdina, super dalem.

Untuk les pendus tersayang...

Banyak cerita yg kita lewati bersama, yg lbh banyak cerita sedihnya tapi malah jadi bahan tawaan kita. Dari mulai masuk kelas tiap hari dgn suasana horor dan mencekam, dada rasanya dagdigdug, tangan dan kaki keringetan padahal AC di kelas dinginnya naudzubillah, sampe ada yg punggungnya berasa panas krn ketakutan di kelas.. tiap hari selalu ngelewatin presentasi yg berasa ada celuritnya dewa kematian dileher ketika kita siap2 dipanggil namanya, padahal udah belajar semalem suntuk buat presentasi, udah didiskusiin juga tapi berasa orang bloon sedunia kalo masuk kelas, dapet nilai E SATU ANGKATAN tp malah kita ketawain bareng bukannya instropeksi, awalnya haram ngebully milka sama eka tp malah mereka skrg jd ngocol trus ngajak ribut duluan, ngayal2 bikin cerita mau ke calo skripsi aja tapi bs jd malah dimarahin calonya gara2 biaya berobat sakit kepala ke dokter krn skrispi kita lebih mahal drpd untung bikin skripsi bhs prancis, bikin kaget jurusan lain krn seangkatan belum ada yang lulus, pas ada yg sidang ada yg ngasih pop mie sama permen kiss sebiji dipitain malah mahalan pitanya dibanding permennya, lagian dikira bencana alam ngasih pop mie, dan ketika UNJ lagi memanas, kita sok2an ngomongin mata2 pak rektor, curiga jgn2 ada penyusup di angkatan yg akan ngelaporin kita semua, dgn tersangka temen kita yg matanya belok, hobinya bengong dan kalo bengong jd melototin orang, akhirnya dia jd kandidat buat gantiin Najwa Shihab di program Mata Najwa, nanti Najwanya jadi dokem diliatin temen kita ini (sampai hari ini gw ketawa2 kalo liat Najwa di tv apalagi pas ada cuplikan dia interview tokoh penting nasional, gimana kalo beneran diganti sama temen kita ini?!!).

Kalo ada orang nanya knp gw bisa bertahan 4thn lebih di jurusan ini, jawabannya itu kalian.
Meskipun berat, tapi selalu ada gelak tawa yg kita usahain bgt ada dihari2 kita. Orang lain mah tiap abis disalah2in dikelas sama dosen pd mikir, belajar, introspeksi biar ga keulang lah kita malah sabodo teuing. Hal2 yg harusnya bikin kita merenung dan bersedih, malah jadi bahan ketawa kita sore2 di dpn pintu ged E atau perosotan taman FBS sampe sakit perut, kalo udah ketawa main gede2an suara ngakaknya. Masih bs tertawa itu seakan-akan lebih bernilai dari pada bs jawab pertanyaan dosen di kelas. Walaupun emg kita sering sleq krn suatu masalah, tapi ujung2nya bisa balik ketawa2 bareng2 lagi (menertawakan nasib bareng wkwk).

Maret besok temen kita udah ada yg wisuda, awal mula dimana JBP 2011 ga seramai dulu lagi. Nanti satu per satu berkurang. Ga kerasa udah 4,5 tahun yang lalu kita melangkah bareng2 masuk ke jurusan (kandang singa) ini. Rasanya baru kemaren saling berpapasan di jurusan, seliweran di lorong gedung E yang udah kaya gorong2, desek2an tiap mau masuk kelas berebutan bangku deretan belakang, sampe akhirnya kaya skrg, klo mau ngampus suka bingung nnt ada temennya apa enggak di jurusan. Sekarang, satu persatu akan melangkah keluar jbp memulai fase baru mereka. Masanya akan mulai berubah mulai dari sekarang. Semoga kenangan2 itu berbekas dalam folder dunia perkuliahan kalian.

Gw ngebayangin kalo kita reunian sambil bawa anak, itu serame apa ya? Kita doang aja udah rame bgt ahahhaa

Semoga meskipun msh banyak kekurangan diangkatan ini ga akan menciptakan jurang pemisah diantara kita. Untuk yg akan mulai melangkah keluar kandang singa ini.. "Selamat!!" Rasanya bakalan kangen klo ngebayangin dulu kita pernah bareng2 duduk di kelas yg mencekam bareng dosen2 rasa dewa yg baru turun dari gunung olympus, untuk temen2 yg sama2 masih berjuang utk keluar dari sini, semoga kita diberikan kelancaran utk menyelesaikan urusan kita di jurusan, semoga kita bs saling menguatkan disaat2 terpuruk abis dihajar revisian dosen. Di tahun akhir ini, ternyata banyak kenangan pahit, manis, sedih, dan seneng yg berharga bareng les pendus. Semoga pertemanan kita ga cuma tertulis di catatan kampus, tapi tetep berlanjut     diluar kandang singa ini.

Aamiinn

Salam,
Pondok gede dan condet, 10 Januari 2016

EPR a.k.a dinalay
Mus a.k.a wadoti dotay

Wednesday, January 6, 2016

See you

Tanah suci, adalah tanah yang harus setiap muslim banggakan untuk ditapaki, tanpa dipaparkan dengan jelas, tentu hati kita begitu terpaut padanya untuk bisa hadir di sana. Allahumma aamiin.

Tetapi kelak, aku juga ingin berkelana, menjejaki bumi Allah di lain benua. Benua di mana Islam akan tumbuh subur di sana, dan akan kutapaki sejarah Islam sejengkal demi sejengkal di mana ia dilahirkan begitu besar, di mana ia dilumpuhkan, dan di mana kelak ia akan dibangkitkan kembali -- yang dengan serta merta akan kutebar bibit Islam bersamanya, ya bersamanya berdua atau bertiga atau lebih, membentuk jundullah-jundullah mungil yang cerdas akal dan akhlaknya. Bersiap agar kelak kita semua dapat menjadi saksi dan dimampukan menjadi bagian yang menampakkan keindahan dan kedamaian Islam dengan kitab al Qur'an. Ya, suatu saat, mimpi yang diiringi dengan sejuta harap. Aamiin yaa Mujiib.

Selamat bekerja meraih mimpi!
See you Eropa.


Thursday, February 6, 2014

La langue française

Milka Anggun de III AC
étudiante de français - UNJ
 

                Aujourd’hui, on sait bien qu’il existe beaucoup de gens s’intéressent à la langue française, même si elle n’est pas vraiment facile. Selon Monsieur François Villon (le premier ministre de la France), il y a 50.000 milles des jeunes Indonésiens qui apprennent le français. Mais pour quelle raison aiment-t-ils le français?
                À mon avis, premièrement c’est grâce à la prononciation. Le français, il connaît la nasalisation. D’après les gens qui s’y intéressent, la chose la plus intéressante d’apprendre le français, certainement c’est  la prononciation. Même-si cette langue est difficile à parler, mais elle est intéressante à écouter. Deuxièmement, la langue française  est originale. Cela veut dire que tout le monde peut parler anglais, mais peu de gens peut parler français. De plus, le français est une langue qui est différente à écrire et à prononcer, c’est aussi la raison pour laquelle les gens s’intéressent à cette langue. Troisièmement, c’est grâce à la beauté du pays. Beaucoup de gens veulent aller En France, parce qu’ils s’intéressent à ses lieux touristiques qui sont très historiques. Certainement, ils s’intéressent aussi d’apprendre cette langue.
                Pour moi, comme il existe beaucoup de gens qui s’y intéressent, il faut que le gouvernement construise plus de centre de la culture et langue française, comme l’Institut  français de l’Indonésie.

Le cours de Rédaction!
Avec M. Usaha

Saturday, December 14, 2013

PSDM

PSDM
Hampir setahun berlalu. Persaudaraan kita masih begitu hangat ditengah dinginnya keadaan. Walau kita pernah membeku, tapi kehangatan selalu saja datang mencairkan suasana.
Kembali bermanfaat di Pemilu.
PSDM-ku. Diantara mereka ada yang menjadi calon, ada yg menjadi TiSu, ada yang menjadi panitia KPU.
PSDM-ku. Mereka selalu menghangatkan dimanapun mereka berada.
Maaf ya selalu menderingkan malam kalian, karena malamlah waktu luang maksimal saya kala merenungi hari:)

Tuesday, May 7, 2013

Les Choristes, c'est magnifique!

Moi, je viens de voir le film "Les Choristes", c'est le film français en 2004. C'est formidable!
Film yang sarat akan pendidikan moral. Kudu nonton! Kalau mau tau sinopsis ceritanya, cek aja di sini.
Film yang bergenre Drama-Komedi ini berdurasi selama kurang lebih 1,5 jam. Pokonya lo lo pada para calon guru dan calon ortu :D kudu nonton film ini! 
Film ini menceritakan tentang karakter anak-anak yang sulit ditaklukan, yang bandelnya luarr biasa. Tapi ada penyebabnya loh, apa cobaaaaaa. Nonton filmnya ya :D Anw, ternyata karakter anak-anak yang rada keras dan sulit diarahkan dapat diatasi dengan cara bermusik. Dalam case ini bernyanyi dapat merubah manner mereka menjadi lebih baik :)

Dan ini tokoh utama yang bersuara emas, Jean-Baptiste. J'adore sa voix.


Cek sekilas trailer filmnya dimari ya :)

Wednesday, April 3, 2013

Le sondage sur l'habitude de lire de classe II B du département du français

C’est un sondage de l’habitude de lecture des étudiants de la deuxième année dans le  département du français à l’UNJ, surtout la classe II B. Dans la classe II B, il y a 18 étudiants qui répondent les questions. Il y a trois questions à répondre, “Vous aimez lire?”, “Combien de livres?” (c’est chaque année), et “Les moments préférés?”. Ces questions ont pour objectif de savoir l’habitude de lecture des étudiants de la classe II B.

            Il y a 18 étudiants sur 18 qui répondent “Oui” pour la question “Vous aimez lire?”. Donc, c’est-à-dire qu’il y a 100% des étudiants de la classe II B aiment lire le livre. Ensuite, la deuxième question est “Combien de livres?”, les réponse sont très variées. La majorité des étudiants de la classe II B ont répondu qu’ils lisent cinq livres chaque année (22,22%). Et puis 16,66% des étudiants choisissent lire 8 et 10 livres, c’est-à-dire qu’il y a 3 étudiants sur 18. Ensuite, 2 étudiants sur 18 ont l’habitude de lire 6 et 7 livres chaque année (11,11%). Il y a aussi 11,11% des étudiants de la classe II B qui lisent 5 et 6 livres, c’est pareil avec les étudiants qui lisent 6 et 8 livres (11,11%), ou bien 6 et 10 livres chaque année (11,11%). Et le reste, il y a seulement un étudiant sur 18 aime lire 5 et 7 livres (5,55%), 4 et 5 livres (5,55%), jusqu’à 3 et 5 livres (5,55%).
            Et puis la troisième question, c’est “Les moments préférés?”.  Les moments les plus préférés pour lire, c’est le week-end (22,22%), c’est-à-dire qu’il y a 4 étudiants sur 18 qui aiment lire le livre le samedi et le dimanche. Ensuite, 3 étudiants sur 18 aiment lire pendant les vacances et le soir (16,66%), ou bien seulement le soir (16,66%). Et le reste, il y a un étudiant de la classe II B sur 18 qui a répondu qu’il préfère lire pendant les vacances et le week-end (5,55%), dans la journée (5,55%), dans le passe-temps (5,55%), pendant les vacances (5,55%), le soir et la nuit (5,55%), le week-end et le soir (5,55%), le week-end et la nuit (5,55%), et seulement la nuit (5,55%).  


Friday, March 29, 2013

Associations des animaux en cirque

Associations des animaux en cirque

“Pour que leur libérté soit plus réel”


Nous savons que les animaux sont traité mal. Parce que nous constatons que:
- Ils n’habitent pas dans leur origine habitation
- On ne les fait pas manger bien
- On les force à s’entraîner très dûr.

Nous, gardiens des animaux en cirque, appelons à la participation de les sauver.
- Il est important de proposer une nouvelle loi de l’interdiction d’employer les animaux dans  le domaine de divertissement au gouvernement
- Il est essentiel de les retourner à leur habitation naturelle
- Il est primordial que l’on soit actif d’être surveillance de la violence des animaux
- Il est nécessaire que l’on soit chercher le cirque qui est encore fait le spectacle
- Il est indispensable que l’on promouvoie de l’importance de les garder



 



Avec nous, allez participer !
Retrouvez-nous sur Internet: www.gardien-animaux.org


Par:
ü Fahmi Hendriawan
ü Milka Anggun
ü Sri Wuri Pangesti