Powered By Blogger

Sunday, December 31, 2017

Menikah

Bismillah
.
Dear my duplicate, Uni :)
.
Berkah selalu untuk fase barumu. Akhirnya, kita mesti menyebar jua
.
Baarakallahu lakuma wa baaraka 'alaikuma wajama'a bainakuma fii khaair for you and your husband, yap h-u-s-b-a-n-d nih ye :p
.
I'll miss you. The one who laughed at my simply jokes, spent a lot of time together, make up each other, mixed n match daily outfit, explored a new recipe, tasted a new gastronomie, and one who cared of me after Mom n Dad. A true friend that i love much much more. Tu me manques!
.
Benar adanya, ketentuan Allah selalu hadir tepat waktu. Percikan sukacita kini hujani relung hati yang sempat kemarau dalam masa penantianmu
.
Kepadamu kutitipkan sebait pesan seorang ustadz, "jadikanlah rumahtangga dunia, sebagai model rumahtangga yang kau inginkan di akhirat kelak"
.
Sebenar-benar baiti jannati..
.
----------
Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Rahasiakanlah pinangan dan umumkanlah pernikahan"
(HR. Ath-Thabrani)
----------
Alhamdulillaah..
.
Bagi yang mengenal keduanya / salah seorang di antara dua insan itu, mohon maaf atas segala keterbatasan. Hingga tidak terundang dalam Walimatul 'Ursy mereka
.
Mohon do'akan yang baik-baik untuk keduanya..
.
Jazaakumullahu khayran 🙏😊
.
MUA by: @resti octiasari
Souvenir by: @alanabiid
Tim horas: @siti @andra @erdina
Etc
.
#uni #kakak #walimah #marriage #nyebar

Tuesday, December 19, 2017

Impian

Bismillah
.
Salah satu kesyukuran terbesar dalam hidup adalah anugerah memiliki sahabat yang shalih dan shalihah.
.
Pada akhlaknya, kita akan sulit merasa kesal atas Kekhilafan yang dia buat. Sebab begitu mudah menemui seribu Kebaikan yang dia tanam.
.
Pada tawadhunya, kita akan bertambah yakin, bahwa masih ada nama-nama yang boleh jadi sepi di Bumi, namun menggema di Samawi.
.
Alhamdulillah.
.
Suatu hari, Qada Allah menakdirkanku bertemu ia yang sudah sepaket dg akhlak karimah dan tawadhu itu.
.
Seorang muslimah biasa bersama impiannya yang tidak biasa.
.
Bagaimana tidak?
.
Muslimah itu telah berjanji pada dirinya sendiri, memantaskan diri kelak menjadi the next Ummul Fatih. Ibunya Muhammad Al Fatih.
.
Sang bunda yang tak pernah putus menunjuki garis-garis batas wilayah Konstatinopel pada Al Fatih kecil, seraya menyeru do'a, "kau nak, kau yang akan menaklukannya!"
.
Sebagaimana ibu Al Fatih berdo'a hari itu. Saudariku menggumam do'a serupa di hadapanku.
.
"Kelak diinul Islam juga akan kembali tegak dari generasi yang lahir melalui rahimku!" Suaranya bergetar.
.
Aku terpesona, kemudian berkaca. Sudah seberapa jauh langkah kita sebelum hari itu tiba?
.
Hari di mana Islam berjaya di penjuru bumi. Syam dibebaskan, Roma ditaklukan.
.
Semoga Allah kabulkan segala asa dan citamu teteh shalihah, Allah yubaarik fiik.
.
Jazakillahu khayran telah mengajakku menyalin impianmu.

Saturday, November 11, 2017

Mom's ihdad periode

Well done Mom! You've just finished your ihdad's periode for 4 months 10 days :) it's really hard for all of us, but you try to teach us how to keep smiling and stay strong while ur heart was really broken.
.
.
Yes, sometimes we missed him so bad, but you told us that the best thing we can do is just pray and pray for dad :) at that time in the hospital, daddy also said, "I'm just go back to my Lord, Allah subhanahu wa ta'ala, so, why you worry while i'm safe?"
.
#mom #ihdaddone

Saturday, November 4, 2017

Selamat hari Ayah

Bismillah
.
Hari ini, adalah 365 hari yang lalu. Saat di mana malam menjerat nafas -- mencegat luka yang hampir beranjak pergi. Hari itu, mereka bebaskan deras air mata -- mengizinkan kedalaman duka.
.
Betapa cepat Senyum tiba dalam perjumpaan, namun butuh diupayakan dalam perpisahan. Jarang ada Air mata pada perjumpaan, namun hampir selalu jatuh dalam perpisahan.
.
Hari itu, adalah hari di mana rintik senyum berhenti, sementara tetes rindu menderas.
.
Rindu, adalah sendu yang menjelma dalam do'a. Rindu, adalah cara menggapai 'ketiadaannya'. Rindu, amatlah mudah dirasakan, teramat sulit ditiadakan.
.
Nasihat, harum tubuh, suara, tawa, canda, binar mata, tangan keriput, sarung shalat, sajadah, semua miliknya, itulah sebenar-benar rindu.
.
Kerap kali Allah hadirkan suka maupun duka, untuk apa? Untuk mengajar makhluk-Nya berlapang jiwa pada keduanya, atas segala ketentuan-Nya.
.
Duhai Fatimah binti Muhammad, malam-malam di mana pipimu diderasi air mata ba'da kepergian ayah. Kami jua melewatinya.
.
Gores gores penghujung malam, semoga rindu itu meredam-- meski tidak memadam.
(MA)

Friday, October 27, 2017

Hidup Pemoeda-Pemoedi!

Wait, pemuda-pemudi mana dulu nih 🙄
.
Apakah mereka yang ikhlash mengasingkan dirinya, menjaga akidah serta raga, dalam sebuah gua, selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun lamanya?
.
Ataukah 40 orang generasi awalan, yang salah seorang di antaranya masih berusia 14 tahun, namun ridho mewakafkan rumahnya? Sehingga ta'lim bersama Rasul terus berjalan, istiqomah.
.
Pun boleh jadi mereka pada zaman yang pemimpinnya adalah sebaik-baik pemimpin, yang pasukannya adalah sebaik-baik pasukan, membebaskan Konstatinopel menjadi ibukota Daulah Utsmaniyyah tertanggal 6 april 1453 M / 26 rabiul awal 857 H?
.
Siapapun pemuda hebat itu, semoga kita ada di antaranya. Siapapun kita hari ini, semoga kelak Allah mampukan menjadi washilah lahir-tumbuh-kembangnya generasi-generasi hebat, layaknya para pendahulu.
.
Keluarga Imron, memberi gambaran pada ummat, bagaimana meneruskan generasi pemuda-pemudi hebat? Kisahnya termaktub dalam Qs. Ali imran : 35. Sebagaimana Hannah, sang istri. Memulai ikhtiar dengan khusyuk, meminta kepada Allah, kelak keturunannya terjaga dari akidah yang menghamba kepada selain Allah.
.
Lantas do'anya terjawab, jadilah ananda Siti Maryam seorang pemudi yang terjaga akidahnya, menjaga kesucian diri di dalam mihrab, hingga tiba masa Isa 'Alayhissalam terlahir dari rahimnya dengan rahasia-Nya.
.
Pemoeda-pemoedi terdahulu, akan jadi role model ter-up-to-date bagi kita semua. Longlast. Kesucian akidah dan akhlak mereka, niscaya menuntun negeri ini menjadi subur - makmur - adil - dan aman.
.
Next destination : Road to ROME!
.
#besokharisumpahpemuda #peaceloveandcool

Sunday, October 8, 2017

Mabit Al Azhar Bekasi Part II

Bismillah
.
Helo readers!
Mari lanjut materi kedua dari Ust. Tiar Anwar Bachtiar yang semoga senantiasa dalam naungan Rahmat Allah ta'ala. Aamiin..
.
Mengenai Islam - Pancasila - Misteri Hilangnya 7 kata. Ketiganya bertalian erat, utamanya pada poin pertama dalam landasan negara kita, sila kesatu pancasila.
.
Hari ini kita mengenalnya dalam empat kata, "ketuhanan Yang Maha Esa". Aslinya? Ada tujuh kata setelah kata 'Ketuhanan', yang kemudian direvisi secara diam-diam saat sidang PPKI.
.
"Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan hukum Islam bagi pemeluknya," ialah redaksi pertama yang telah disepakati, sebelum terjadinya grasa-grusu kekhawatiran dan pandangan negatif seperti diskriminasi agama, pengebirian hak-hak agama lain, dsb. Padahal, syari'at manakah di dalam Islam yang tidak mengatur ummat manusia secara keseluruhan? Tidak ada, semua lengkap telah diurusi oleh-Nya melalui perantara kitabullah.
.
Menurut pengakuan bung Hatta, ada tiga orang yang mendatanginya dan memohon revisi redaksi pada sila kesatu. Wahid Hasyim (pimpinan NU), Ki Bagus Hadi Kusumo (pimpinan Muhammadiyah), dan panitia sembilan lainnya berhak dan memiliki andil besar dalam pengabulan permohonan tersebut. Negosiasi awal, redaksi diminta hanya bertuliskan, "Ketuhanan" saja, negara Indonesia berlandaskan prinsip Ketuhanan. Namun pertanyaannya Tuhan yang mana?
.
Ki Bagus Hadi Kusumo marah besar atas permohonan perubahan tersebut, sebab penentuan redaksi sila pertama diputuskan dalam waktu yang tidak sebentar. Akhirnya setelah istikharah panjang, beliau mengusulkan penambahan menjadi, "Ketuhanan Yang Maha Esa". Mengedepankan prinsip Tauhid. Pertanyaannya, apakah ketuhanan di sana benar termaknai tauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala semata? Pada akhirnya tidak, ada berbagai kepercayaan akan Tuhan-tuhan lain yang telah dilegalkan oleh negara.
.
Menariknya, meskipun redaksi Syari'at dihapus di dalam sila kesatu, namun Indonesia banyak menelurkan undang-undang berlandaskan hukum Islam. Kurang lebih ada 14 UU, seperti UU peradilan agama, UU perbankan syari'ah, UU perkawinan, UU zakat, UU wakaf, dsb.
.
Jadi? Tak perlu gentar. Meski redaksi Syariat telah hilang, namun pengadaan hukum Islam masih amat memungkinkan di negara kita. "Ajukanlah undang-undang yang berlandaskan syari'at ke DPR, semua memiliki hak untuk menegakan hukum Islam di muka bumi," tutup ust. Tiar menyemangati.
.
Mabit kami kemudian disela dengan tidur persiapan shalat tahajud bersama ust.Salim bahanan, dan bersambung ke materi ketiga, ba'da shubuh. Bersama al ustadz Adi Hidayat, rahiimahullah..
.
Terjaga! Mata kami terjaga, telinga kami terjaga, seluruh anggota tubuh kami terjaga, fokus menyimak materi yang beliau sampaikan pagi ini. Sekejap kantuk yang hinggap berangsur pergi, mencari waktu lain.
.
Melalui kitab yang disusun oleh beliau dan asatidz lainnya, Al Majmu' (cmiiw), hari ini bliau mengajarkan kami hadits no. 10, yakni tentang bagaimana cara menuntut ilmu sesuai sunnah Rasul.
.
Di masa Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam, menuntut ilmu adalah hal yang lumrah terjadi dengan PENUH SEMANGAT. Dari mulai fase mekah, hingga fase madinah. Para alumninya juga biasa disebut alumni madrasah makkiyah, madrasah madaniyyah.
.
Pertanyan mendasar saat kita malas menuntut ilmu, adakah kita sampai merasakan masa seperti pada alumni fase mekah saat menuntut ilmu? Yakni diinterogasi habis-habisan oleh para musuh Rasulullah, hingga sampai dieksekusi mati.
.
Bahkan Arqam bin Abi Arqam diusia ke 17 telah berislam dengan kaffah dan mewakafkan rumahnya agar Rasulullah dapat menjalankan ta'limnya secata sembunyi-sembunyi bersama 40 orang lainnya, para asabiqunal awwalun.
.
Generasi awalan yang ditarbiyah secara langsung oleh Rasulullah amat berhasil kemanapun mereka berpijak, penduduk manapun yang mereka temui dapat merasakan atmosfir Islam dalam jiwa-jiwa mereka. Mush'ab bin Umair misalnya, menjadi gubernur provinsi di Spanyol hingga Islam pun berjaya pada masanya.
.
Menariknya, pada fase madinah, para penuntut ilmu menjadi bertambah-tambah luar biasanya. Akhlaknya mengakar indah dalam keseharian mereka. Hingga keperluan manusia lain lebih diprioritaskan daripada keperluan pribadinya.
.
Sebuah pertanyaan kembali dilontarkan bagi kita para penuntut ilmu hari ini, "adakah nilai Islam telah tergambar jelas dan indah dalam diri kita sehingga orang lain dapat menyaksikan secara langsung keagungan Islam?" *plakkk
.
Cara menuntut ilmu dibagi menjadi dua payung besar:
1. Meluruskan niat, lillah. "Barangsiapa melangkahkan kakinya menuju majelis ilmu, Allah ringankan jalannya menuju surga." Syaratnya, pastikan setiap langkah adalah Lillah!
2. Berusaha mencari guru yang baik dan tepat; memiliki kredibilitas yang baik antara ilmu dan amal; kapasitas keilmuannya mumpuni, minimal sesuai bidangnya.
.
Ditambah dengan, memetakan jadwal & prioritas materi pelajaran. Permisalannya, hari senin belajar Akidah, selasa Fikih, rabu Tafsir, kamis Konsultasi, dst. "Adalah nabi shalallahu 'alaihi wassalam membatasi jadwal ta'limnya agar ummat tidak jenuh dengan materinya" (HR. Al bukhori)
.
Materi masih bersambung, sebab ustadz Adi Hidayat rutin ta'lim di masjid Al Azhar Bekasi. Sila merapat, materinya masih di Bab yang sama, tentang menuntut ilmu :)
.
Semoga Allah senantiasa beri kekuatan, agar hati, pikiran, dan langkah kita selalu bersemangat dan bersegera! menuntut ilmu di manapun berada. Aamiin ya Rabbal 'aalamiin.
.
Al haqqum mirabbik falaa takunanna minal mumtariin. Subhanaka allahumma wabihamdika, asyhadu alaa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilayk.
.
Malam, ahad, masih di ruang keluarga, menuju ruang makan.
(MA)

Mabit Al Azhar Bekasi

Bismillah
.
Ba'da ramadhan tahun hijriah lalu, belum sempat lagi jiwa dan raga ini dibawa menetap di masjid-masjidNya hiks. Alhamdulillah kemarin sampai pagi tadi berkesempatan ikut mabit lagi, hamdulillahilladzi bini'matihi tatimmushaalihaat.
.
Aseli, bekasi kok dipenghujung banget ya dari bojong gede >_< semangat hampir surut, tapi ngga jadi saat teringat bahwa "ilmu ngga didapat dengan jiwa raga yang santai", "ilmu harus dijemput, bukan menjemput", dst.
.
Kami (uni with me) sampai di masjid Al Azhar Jakapermai Bekasi tepat beberapa saat setelah adzan maghrib berkumandang, tak lama setelah menunaikan shalat maghrib, kajian pertama dimulai. Mantap euy apinya, panas! Pembahasan neo komunis dari ust. Hadi nur.
.
Pemandangan unik saat bliau mengisi adalah tumpukan kitab di atas mejanya, maasyaAllah! Bacaannya bikin iri. Dipaparkan oleh bliau awal mula hukum Haram ditetapkan bagi kaum Muslim yang mengikuti dan berdiri di sisi para komunis. Yakni, 8-11 desember 1957, saat muktamar Alim ulama.
.
Beberapa tokoh komunis benar-benar memberi teladan buruk sepanjang sejarah. "Semua yang identik dengan Tuhan adalah infeksi yang berbau busuk," kata Lenin penuh percaya diri. Dengar pernyataannya aja udah ilfeel, apalagi ketemu orangnya ya. Hiy. Bersama Stallin, tokoh komunis itu membabat habis 10 gereja di Rusia, menghapus segala yang berhubungan dengan kata Tuhan.
.
Tokoh lain pun tak kalah pelik hidupnya, menjunjung tinggi ideologi ekonomi kerakyatan! Padahal istri dan anak ditelantarkan, hingga detik anaknya meninggal, ia memilih sibuk dengan menyuarakan ideologinya kepada dunia. Di usia muda, ia menghujat ayah kandungnya yang tak mampu menyekolahkan ia setinggi-tingginya. Luar biasa. Dialah, Karl Max.
.
Lalu, hubungan sejarah awal komunis dengan neo komunis apa tho? Tentunya sangat ada. Ini termaktub dalam perkataan Muhammad Natsir. Ada sebab, ada akibat. "Jika," kata beliau "generasi muslim tidak KUAT dalam sejarah (khususnya islam), maka akan lahir tiga akibat fatal dalam hidupnya," jelas beliau.
1. Inferiority complex, minder terhadap keislamannya
2. Berpeluang menganut sekulerisme, memisahkan agama dalam semua aspek kehidupan
3. Isti'jal dalam berjuang, terburu dan tergesa, memutuskan segala hal tanpa memandang mata rantai sejarah, mudah termakan berita bohong
.
Bahaya bukan? Generasi jaman now kalau ngga baca sejarah (non distorsi), maka akan tumbuh janin-janin neo komunisme. Sok-sok ikut pemikiran Lenin, Stalin, Karl Max, padahaaaaaal, pemikiran komunis tersebut telah membahayakan jutaan nyawa sepanjang sejarah. Termasuk pembantaian kurleb 500ribu warga Rusia (oleh Lenin). Eta terangkanlah guys mana kerennya :(
.
Kabar paling memalukannya adalah, di tahun 1955 PKI menjadi partai terbesar ke-4 di Indonesia dan ke-3 di dunia (RRC - Rusia - Indonesia). Pihak mereka mungkin bangga, namun sebagian besar bangsa Indonesia justru malu mengungkapnya.
.
Perlu diketahui pula bahwa setelah peristiwa pemberontakkan 30 Sept 1965 itu, banyak tokoh-tokoh besar komunis yang justru walkout dari PKI. Salah satunya ialah tokoh terpandang di LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakyat) yang dianggap sebagai underbow PKI. Pramoedya Ananta Toer. Beliau sempat mencela sastrawan sekelas Buya Hamka tersebab memojokkan ideologi komunisme. Hingga suatu hari ia sadar, dan menaruh hormatnya kepada Buya Hamka dengan mengirimkan calon menantunya (non muslim) untuk belajar ber-Islam langsung dengan Buya Hamka! MaasyaAllah laa quwwata illa billah. Merindingg.
Fyi, ternyata om Pram beli rumah di bojong gede - cibinong, wah sedekat itu sejarah menyapa wilayah ini tapi saya justru telat tahu :{

.

InsyaaAllah takkan ada neo komunis jikalau generasi muda belajar sejarah dengan benar. Percaya diri terhadap keislamannya, dan menentang segala sesuatu yang berlawanan dengan syari'at yang Allah turunkan di muka bumi..

.
"Mewaspadai Komunisme, bukanlah persoalan politik, melainkan permasalahan Akidah," tutup ust. Hadi.
.
"Sampai kapanpun Islam dan Komunisme dipadukan sekuat upaya, tidak akan pernah bisa menyatu," ungkap M. Natsir dalam majalah Masyumi.
.
Itulah ringkasan materi luar biasa dari Ust. Hadi Nur yang semoga senantiasa dirahmati Allah.. 
.
Ditulis kembali di ruang keluarga, malam, ahad.
(MA)
.
Bersambung di judul yang sama namun part II gaes :)