Powered By Blogger

Friday, March 29, 2013

Associations des animaux en cirque

Associations des animaux en cirque

“Pour que leur libérté soit plus réel”


Nous savons que les animaux sont traité mal. Parce que nous constatons que:
- Ils n’habitent pas dans leur origine habitation
- On ne les fait pas manger bien
- On les force à s’entraîner très dûr.

Nous, gardiens des animaux en cirque, appelons à la participation de les sauver.
- Il est important de proposer une nouvelle loi de l’interdiction d’employer les animaux dans  le domaine de divertissement au gouvernement
- Il est essentiel de les retourner à leur habitation naturelle
- Il est primordial que l’on soit actif d’être surveillance de la violence des animaux
- Il est nécessaire que l’on soit chercher le cirque qui est encore fait le spectacle
- Il est indispensable que l’on promouvoie de l’importance de les garder



 



Avec nous, allez participer !
Retrouvez-nous sur Internet: www.gardien-animaux.org


Par:
ü Fahmi Hendriawan
ü Milka Anggun
ü Sri Wuri Pangesti

Monday, March 4, 2013

Regenerasi da'i

 Bismillah.

Keinginan hamba tidak besar juga tidak banyak di medan ini. Keberlangsungan da'wah,  berusaha melakukan apapun yang hamba mampu untuk mewujudkan keberadaan da'wah ini, walau demi mewujudkannya bukan dengan cara yang istimewa, tapi setidaknya inilah cara sederhana untuk memenuhi amanahMu. Rabb.. sesungguhnya hamba khawatir. Khawatir akan manisnya da'wah ini yang mungkin saja nantinya akan terputus dan terhenti, na'udzubillah.. sungguh itu merupakan mimpi buruk yang kedatangannya harus dicegah.
Mentarbiyah generasi baru, inilah hobi da'wah yang harus digeluti, di manapun, kapanpun, dengan siapapun. Karena generasi barulah yang akan menjadi ruh-ruh penggerak da'wah selanjutnya, hingga nantinya tidak lagi ada kekhawatiran akan terputus dan terhentinya tongkat estafet da'wah. Benar begitu bukan??
Harapan itu masih ada kan? Sekalipun rasanya tidak mungkin, namun besar harapan ini padaMu, Rabbi.. izinkan mereka menjadi bagian dari jalan da'wah ini. Aamiin.

Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka generasi yang lemah… “ (Q.S.  An-Nisa : 9)

Saturday, March 2, 2013

Hasbunallah wa ni'mal wakiil

Bismillah.

Allah..
Hamba kecewa. Bukan, bukan terhadapMu, melainkan terhadap dia, terlebih terhadap diri hamba sendiri. Tak ragu kuakui bahwa berharap pada selainMu memang sering melahirkan kecewa.
...Hasbunallah wa ni'mal wakiil (QS. Ali ‘Imron: 173)
Allah-lah sebaik-baik pelindung, penolong.
Allah-lah sebenar-benar tempat berharap, bersandar.
Ini tentang hidayah, keberadaannya menjadi PR besar kita. Menjaga hidayah agar Allah tetap ridho menitipkannya pada diri kita. Alangkah lebih bahagia lagi jika Allah ridho terhadap kita untuk saling menjaga hidayah sesama mukmin, walau hidayah lebih dekat relasinya antara kita dan Allah saja. Namun, bukankah lebih nikmat jika kita merasakannya bersama?

Siapa yang yakin dan bisa menjanjikan bahwa hidayah iman&islam yang sungguh nikmat kita rasakan hari ini akan terus berbunga?
Tidak ada yang tau pasti, kecuali Allah!
Ketika hidayah itu lepas darinya, lepas sudah harapan untuk bergerak bersama. Tidak ada lagi yang diharapkan. Kini hanya berharap pada Allah, semoga Ia meridhoi kita semua untuk mencari dan menjaga hidayahnya, menjaganya lebih erat lagi dari sebelumnya. 

"Mimil plus Allah = Cukup." kata ka Nad kemarin malam.
Semangat saling mengingatkan.

Tuesday, February 19, 2013

Filsafat dan Ilmu

Resume Filsafat Ilmu

Berawal dari arti filsafat secara umum, filsafat adalah suatu proses berpikir. Filsafat juga dapat diartikan sebagai sikap seseorang yang secara sadar dan dewasa dalam memikirkan segala hal secara radikal dan menyeluruh. Pengertian filsafat menurut Socrates (470-399 SM) dalam Suriasumantri (1983, 4): "Filsafat diartikan sebagai suatu cara berpikir yang radikal dan komprehensif yang mengupas suatu hal sedalam-dalamnya." 

Filsafat berasal dari bahasa Yunani, kata ini terdiri dari dua cabang kata, "Philien" (Mencintai) dan "Sophia" (Kearifan,kebijaksanaan,kebenaran). Jadi, filsafat merupakan suatu sikap yang mencintai kebijaksanaan,kebenaran, karena itu mereka mencintai pemikiran yang radikal dan komprehensif.

Orang yang berpikir secara filsafati disebut "filsuf", yaitu orang-orang yang memiliki pola pikir mendalam, mengakar, menyeluruh, dan universal. Misal: Socrates, Plato, Aristoteles, Rene descartes, Montelo, Suriasumantri, Ibnu Sina, dll. Brpikir filsafat memiliki ciri tertentu, yaitu Radikal, Komprehensif, dan Spekulatif. Berpikir filsafati menandai bahwa orang tersebut adalah orang yang kritis, ia memiliki sifat ingin tahu terhadap segala sesuatu. Segala sesuatu yang ingin diketahui oleh manusia disebut "Pengetahuan."

Pengetahuan (Knowledge) tidak sama dengan Ilmu (Science). Pengetahuan bisa didapat melalui pengalaman hidup, sedangkan Ilmu didapatkan melalui pengetahuan yang memiliki objek, metode, dan sistematika tertentu.

Dikarenakan Ilmu hanya mendalami hal-hal tertentu secara khusus, dikhawatirkan ilmu menjadi hal yang statis dan tidak berkembang luas. Maka dalam hal ini diperlukan filsafat. Filsafat adalah suatu pemikirang yang mendalam, mengakar, menyeluruh, dan universal. Maka dengan filsafat, ilmu pengetahuan dapat berkembang luas. Filsafat dapat menelaah hal-hal yang tidak ada penyelesaiannya oleh ilmu.

Kesimpulannya, karena filsafat adalah suatu sikap yang mencintai kearifan,kebijakan,kebenaran, maka dengan mempelajari filsafat ilmu, kita akan lebih mengenal hakikat dari ilmu itu sendiri. Analoginya, ilmu yang dipelajari tanpa pemahaman filsafat ibarat aktivitas mengupas kulit buah saja. Buahnya memang sudah terbuka, namun kita belum tau bagaimana rasanya, karena kita tidak memakannya secara menyeluruh.

Inspired by: Buku Filsafat Ilmu (Dr. Suwardi Endraswara)

Wednesday, February 13, 2013

Habis gelap, Allah terbitkan terang :)



Bismillahirrahmaanirrahiim.

            Allah selalu tau apa yang diri mampu atau bahkan tidak mampu, apa yang diri ini butuhkan dan tidak butuhkan, Allah Maha Tahu, Maha Memutuskan. Sering terjadi dan kurasakan pengijabahanNya pada do’a-do’a, tepat didetik-detik terakhir ikhtiar ini, keringat ini, lelah atau bahkan air mata ini, Allah tunjukkan keputusanNya. Siapa yang tahu kecualiNya bukan? Maka apapun yang  kau, aku, kita rasa hari ini, ujianNya, cobaanNya, senantiasa berhusnudzan dan yakinlah.. bahwa Allah mengetahui, Allah peduli, Allah memahami apa yang kita rasa. UjianNya adalah suatu keniscayaan, insyaAllah.. akan mendewasakan sikap kita dalam berpikir dan berperilaku.
            Mengutip perkataan seseorang tentang analogi anak tangga. Jika ingin mencapai tangga teratas kita tidak bisa melompat semaunya, yang ada hanya jatuh dan sakit yang kita dapat. Naikilah tangga sesuai urutannya, berproses. insyaAllah akan kita dapati tangga teratas dengan selamat sentosa.. begitu juga dengan kehidupan, jika ingin berada diposisi terbaik atau ingin berada dalam keadaan ternyaman, maka laluilah proses kehidupan ini dengan baik, insyaAllah kita akan mencapai puncak impian kita dengan full of barokah.. Aamiin.
            Setiap hal punya pasangannya tersendiri, layaknya hitam dan putih, bulan dan bintang, panas dan dingin, kanan dan kiri, Romeo and Juliet, Edward dan Bella, Rasulullah dan Khadijah, Ali dan Fatimah, Azzam dan Anna, dsb. Pun halnya dengan suatu ‘masalah’, secara takdirnya ia akan berpasangan dengan sebuah ‘solusi’. Yakinlah, badai akan segera berlalu.. habis gelap, Allah ciptakan terang. Minadz Dzulumaati ilan Nuur...



2:257
Sahih International
Allah is the ally of those who believe. He brings them out from darknesses into the light. And those who disbelieve - their allies are Taghut. They take them out of the light into darknesses. Those are the companions of the Fire; they will abide eternally therein.
French
Allah est le défenseur de ceux qui ont la foi : Il les fait sortir des ténèbres à la lumière. Quant à ceux qui ne croient pas, ils ont pour défenseurs les Tagut , qui les font sortir de la lumière aux ténèbres. Voilà les gens du Feu, où ils demeurent éternellement.
Indonesian
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

 

Thursday, February 7, 2013

Mencinta apa yang Allah cinta

Bismillah..

Saya cinta mereka, sungguh. Karena kecintaan mereka pada Allah, yang juga memantik api cinta ini padaNya.
Saya sangat mencintai mereka, saudara/i yang bekerja untukNya dengan hati yang lapang dalam perjuangan yang panjang.
Saudara/i yang senantiasa mengingat Allah, yang senantiasa mengingati diri ini untuk terus bergerak dalam jalur cintaNya.
Saudara/i yang selalu ingin berjalan bersama, beriringan dalam jalan cintaNya.
Rabbi.. Saya merindukan mereka yang senantiasa membuat saya yakin...
Bahwa "Ada ALLAH di hati ini."
Ya, "Ada ALLAH... yang jaraknya melekat lebih dekat dari urat nadi dalam tubuh ini"
Bahwa saya tidak sendiri :)

Indahnya mencintaiMu, yaa Rabb.
Indahnya mencinta apa yang Kau cinta.
Mencintai mereka yang berjalan dalam jalanMu, dalam barisan yang teratur..
"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang dijalanNya dalam barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh."  Ash-Shaf:04

Monday, February 4, 2013

Transfer Ilmu

Bismillah..

Subhanallah... Hari ini rasanya bahagia sekali bisa transfer ilmu. Semoga hamba bisa menjadi guru yang baik dan benar jikala tiba waktunya nanti yaa Rabb. Aamiin