Powered By Blogger

Wednesday, May 18, 2016

Di antara ribuan kata

Bismillaah

Ada hal tak terduga yang terjadi kemarin hari, hal yang setelah saya evaluasi kembali bisa jadi dia terwujud dari sebuah lisan yang mengucap dengan penuh harap.

--------
Masih ingatkah sebuah kisah yang bercerita tentang seseorang yang ingin menyebrang dan hampir tertabrak seorang pengemudi mobil mewah?

Kemudian sang pengemudi turun dan meneriaki pejalan kaki tersebut, "eh kalau jalan liat-liat dong, Buta Ya???"

Tak berapa lama itu terjadi, si pejalan kaki matanya terkena pecahan kaca dan seketika buta.
Na`udzubillahi min dzaalik.
--------

Jumat pekan lalu, saat sore begitu melelahkan, saat wajah orang rumah mulai terbayang, dan ah, masih ada sabtu, masih ada sesuatu. Waktu di rumah rasanya tidak pernah lama lima tahun belakangan.

Jumat sore itu rasanya saya ingat benar, asal berucap dengan penuh harap, "huhu liburan enak nih.. setiap hari pastilah yang dilihat kendaraan yang lalu lalang, tumpukan kertas, tempat yang sama, kolega yang sama, anak-anak yang sama, semua yang terekam mata sama, dan otakku rasanya perlu pemandangan segar untuk mengembalikan fungsinya hehehe..", ucap saya kepada dua orang kawan sepulang dari kantor.

"iya betul, aku suka hiking lho dulu pas weekend," timpal seorang kawan berdarah india, Pryanka.

"wah kebayang Pya, pasti fresh banget ituu." balasku meng-aamiin-kan semoga mendapat momen itu kembali di tengah waktu bekerja yang padat, alam oh alam..

---------
Dan tebak, apa yang terjadi kemarin hari?

Allah benar-benar membuat saya bertemu dengan pemandangan luas. Di sebuah taman wisata alam di bagian utara kota jakarta. Taman Mangrove. Menemani Shayma Nabaoui yang ingin melakukan ekskursi, seorang mahasiswi Prancis yang kini magang di kantor selama dua bulan ke depan, ia berdarah Maroko tetapi lahir di Prancis.

Pemandangan di Taman Mangrove memberikan rekaman baru untuk disampaikan oleh mata kepada sang otak.

Refresh!

Dari evaluasi tadi saya jadi semakin meyakini, bahwa di antara RIBUAN kata yang terucap setiap saat, kita tak akan pernah tahu, Ucapan mana yang akan Allah IJABAH.

So, let's be positive guys!

Alhamdulillaahilladzi bini`matihi tatimmushalihaat..

Saturday, May 14, 2016

Bersama MEREKA

Bismillaah

BERSAMA MEREKA

Oleh : Milka Anggun

"Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridhoan-Nya"
(Qs. Al Kahfi : 28)

Duhai saudara-saudari seiman..
Kita hanya diminta untuk bersabar, sungguh.. bersama mereka yang mengingat-Nya dipagi dan petang, bersama orang-orang yang selalu mengharap ridho Allah dalam malam dan siang.

Kita sungguh hanya diminta untuk berteguh hati, untuk tetap bersama mereka dalam barisan yang kukuh, bersatu padu karena cinta kepada-Nya.

Mereka, mungkin memang tidak selalu memberimu rasa senang, tetapi pasti mereka membawakanmu rasa tenang dalam kehidupan.

Detik-detik yang terlewati bersama para pecinta dunia tak akan pernah sama kala bersama dengan mereka, para perindu surga.

Menit-menitnya begitu syahdu, dibanding menit-menit duniawi yang penuh candu.

"Tetaplah bersama mereka."

"Ketenangan pasti membawa rasa senang.
Namun kesenangan, belum tentu membawa rasa tenang."

Allahu a'lam

THE REAL YOUNG MUSLIM
IG & Twitter: @RealYoungMuslim
http://instagram.com/realyoungmuslim
#AyoMentoring

Thursday, May 5, 2016

Berapa banyak waktu terbuang?

Bismillaah

AMANAH

Sekeras apapun manusia berjuang, namun jika sebuah amanah belum dititipkan-Nya pada pundak-pundak kita, selamanya tak akan pernah kita mengemban amanah itu.

Sebaliknya pun sama, seingin apapun kita berlari menjauh dari amanah, jika Allah ta`ala telah memberikan kekuatan berupa amanah pada pundak-pundak kita, siapa yang sanggup menolaknya?

Orang-orang yang beriman, ialah mu`min yang mampu mengemban apa yang telah dititipkan-Nya, tak lebih, tak kurang. Seperti yang telah Allah firmankan dalam surah al mu`minun ayat ke-8, bahwa ciri orang mu`min adalah mampu memelihara amanat-amanat dan janji yang dipikulnya.

"Walladziinahum li amaanaatihim wa ahdihim roo`uun.."

Amar ma`ruf adalah amanah
Nahi munkar ialah amanah
Ummat ini juga amanah
Ukhuwah islamiyyah pun sebuah amanah

Jangan siakan. Jika kita masih menemukan semua itu pada pundak-pundak kita, maka mari bersyukur, bersabar, menikmati, dan bahagia.. Sebab Allah masih memberikannya kepada kita.

Amanah bentuknya tidak selalu besar, tidak selalu hebat, tidak selalu terpandang, hal-hal kecil dan sederhana pun jika memang dititipkan-Nya pada pundak kita, ia adalah amanah. Maka, marilah kita tempatkan ia pada tempat yang benar.

Ayyuhal ikhwah.. Mari tetap bersama ummat, tumbuh kembangkan kebaikan, cegah dan jauhkan kemunkaran, serta romantiskan ukhuwah saudara seiman.

Jika AMANAH hanya dipusingkan, direbut, dan diributkan, berapa banyak sudah waktu yang terbuang?

MA.

Sunday, April 17, 2016

Malam Minggu Mabit

Bismillaah

Siapa sih yang ngga seneng dalam waktu semalam bisa mendapatkan 3M bersama orang tersayang? Malah bukan hanya rasa senang, tapi lebih dari itu rasa tenang, beuh.. 3M. Dijamin para muda-mudi yang mau cepat kaya (kaya hati), dapetin deh 3M disetiap bulannya. Free, ga dipotong pajak, seriously.

Malam Minggu Mabit alias 3M, nampaknya akan jadi aktivitas rutinan selama sekali dalam sebulan. Semoga Allah istiqomahkan di tengah segala kesibukan yang juga rutin dikerjakan.

Agenda #MudaBerdakwah di masjid Nurul Badar. Tausiyah malam hari tentang tassamuh dari ustadz Akmal sjafril di masjid itu nikmat sekali untuk didengarkan dan dicatat setiap poin pentingnya, ditambah momen sharing dari seorang hafidz 30 juz, serta games ukhuwah dengan menatap wajah saudarimu selama beberapa menit dengan lantunan Ar Rahman sambil menggenggam erat tangannya, "maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?" hingga penutup aktivitas dengan tahajud dan shubuh berjama`ah.

Alhamdulillaahilladzi bini`matihi tatimmushalihaat.

3M kali ini dilakukan bersama seorang akhawat sanguinis berinisial AZ, kawan cerita dari yang serius hingga yang koplaq, kawan nyemplung bareng di legis kampus, kawan yang kalo flashback ternyata perkenalan kita karena sekadar sksd aja, pokoknya kawan yang frekuensinya satu getaran. Hei AZ, ukhuwah bersamamu itu rasa manisnya semanis coklat paling enak yang pernah kumakan~ yuk temenan sampai syurgaaa. *aamiin* *gombalin* *pastimempan*

Maasyaa Allah pokoknya jika 3M bisa dijadikan aktivitas sekali sebulan. Sebab kita memang butuh, apalagi mereka yang sudah terikat pada sebuah tempat bekerja. Tempat kini dan tempat kemarin merupakan dua hal dengan rasa dan nuansa yang berbeda. Jika di kampus kesenangan dan ketenangan hati bisa direguk bersama orang-orang tersayang, di kantor hanya kesenangan yang biasa dicari bersama para kolega.

Yaa muqallibal quluub, tsabbit quluubana `ala diinik, wa tsabbit quluubana `ala tha'atik. Tsabbit aqdaamana yaa Rabb..

Aamiin yaa Mujiibassa`ilin..

Bala tentara

Bismillaah

Percayakah kita kepada Ia Yang Maha Perkasa? Ya, tentu Allah Subhanaahu wa Ta`ala. Al Aziz. Siapakah yang lebih mampu daripada-Nya untuk mengelola alam semesta?

Manusia diturunkan sebagai khalifah, pemimpin di muka bumi. Kita dibiarkan-Nya bertebaran untuk menebar kedamaian agama-Nya, agama Islam, yang dengan sertamerta Allah turunkan pula segala bala bantuan untuk membantu manusia dalam menjalani kehidupannya. Sebut saja penolong-penolong itu dengan sebutan bala tentara Allah.

Ingatkah kita pada ayat-ayat yang diturunkan-Nya kala perang badar terjadi? Pada Qur`an surah al anfal : 9-11 Allah menyebutkan secara jelas dan terang bahwa Malaikat, Hujan, dan Rasa kantuk merupakan bala tentara yang diturunkan-Nya guna membantu pasukan muslim yang jumlahnya hanya sepertiga dari musuh kala itu. MaasyaaAllah..

Al Qur`an akan menjadi pedoman yang selalu relevan pada setiap zaman. Ingatlah bahwa bala tentara itu masih Allah turunkan kepada kita, sahabat, apapun bentuknya kala kamu menemukan kemudahan dan kelancaran kehidupan, sungguh yakinlah di sana pasti terdapat bala tentara yang Allah turunkan ke muka bumi.

((06 April 2016 - ba`da maghrib))
-----
Bala tentara itu, seperti saat kamu  tak punya akses pulang ke rumah karena kereta bermasalah, dan tiba-tiba ada seorang lelaki tua baik hati yang sedang mencari nafkah sekaligus ingin pula bersedekah, menawarkanmu satu kursi untuk pulang ke rumah.. hanya dengan 30 ribu rupiah, malam hari dari jakarta hingga tepat di dekat rumah.
-----

Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan berkah-Nya kepada beliau. Aamiin yaa Rabb.

Laa hawla wa laa quwwata illa billah..

Sunday, March 27, 2016

Karena Allah



Bismillaah

Kalian, tahu tidak apa yang menyebabkan hati ini begitu bahagia?
Senyum ini lebih merekah,
Persahabatan kita menjadi lebih bermakna,
Pertemuan kita menjadi hal yang paling dirindukan

Jawabannya sungguh tidak rumit dan berbelit-belit, sederhana saja

Semuanya karena Allah.
Karena Allah telah mengizinkan kita untuk bertemu
Karena Allah telah membuatku mengenal dirimu
Karena Allah telah menjadikanmu kawan yang baik bagiku

Bukanlah karena intensitas pertemuan
Apalagi harta atau jabatan
Bukan pula kecantikan dan ketampanan
Tetapi karena Allah tlah hadirkan keikhlasan pada hatimu dalam berkawan :)

Aku, selalu belajar mencintaimu karena Allah wahai saudari seperjuangan.
Karena kita harus berkawan sampai surga, bukan sekadar teman-teman akrab di dunia. Masih belajar mencintaimu karena takwa kepada-Nya. InsyaaAllah.

Semangat kita! :)






Kalian


Bismillaah

“Allahumma innaka ta’lamu anna hadzihil quluub..”

Bahagiakah dirimu kala menatap mata mereka?
Mata yang indah penuh cahaya
Mata yang basah saat membaca kitab al-Qur`an
Mata yang ceria menghadapi halaqah pekanan

“Qadijtama’at ‘ala mahabbatik..”

Rindukah dirimu kala melihat senyum mereka?
Senyum yang meneduhkan
Senyum yang nampak dalam tiap pertemuan
Senyum yang terlahir dari ukhuwah Islamiyah

“Wal taqat ‘ala tha’atik..”

Bersemangatkah dirimu kala merasakan semangat mereka?
Semangat dalam memperdalam ilmu agama
Semangat berlomba-lomba menanam dan menumbuhkan kebaikan
Semangat dalam menambah jumlah hafalan al-Qur`an

“Watawa hadat ‘ala da’watik, wata’a hadat ‘ala nusyroti syarii’atik..”

Kalian, wajah-wajah yang senantiasa terbayang dan menghapus segala lelah. Kalian, yang mengajarkan bagaimana cara berbagi karena Allah. Kalian, yang mengajarkan bagaimana menjadi qudwah. Kalian yang tak mampu disebutkan satu persatu namanya. Terima kasih pernah berbagi bersama. Uhibbuki fillah adik-adik tersayang..

“Fawatsiqillahumma rabithataha..”

-yang masih belajar mencintai kalian karena Allah-
M.A.