Powered By Blogger
Showing posts with label bersamakawan. Show all posts
Showing posts with label bersamakawan. Show all posts

Saturday, May 14, 2016

Bersama MEREKA

Bismillaah

BERSAMA MEREKA

Oleh : Milka Anggun

"Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridhoan-Nya"
(Qs. Al Kahfi : 28)

Duhai saudara-saudari seiman..
Kita hanya diminta untuk bersabar, sungguh.. bersama mereka yang mengingat-Nya dipagi dan petang, bersama orang-orang yang selalu mengharap ridho Allah dalam malam dan siang.

Kita sungguh hanya diminta untuk berteguh hati, untuk tetap bersama mereka dalam barisan yang kukuh, bersatu padu karena cinta kepada-Nya.

Mereka, mungkin memang tidak selalu memberimu rasa senang, tetapi pasti mereka membawakanmu rasa tenang dalam kehidupan.

Detik-detik yang terlewati bersama para pecinta dunia tak akan pernah sama kala bersama dengan mereka, para perindu surga.

Menit-menitnya begitu syahdu, dibanding menit-menit duniawi yang penuh candu.

"Tetaplah bersama mereka."

"Ketenangan pasti membawa rasa senang.
Namun kesenangan, belum tentu membawa rasa tenang."

Allahu a'lam

THE REAL YOUNG MUSLIM
IG & Twitter: @RealYoungMuslim
http://instagram.com/realyoungmuslim
#AyoMentoring

Sunday, April 17, 2016

Malam Minggu Mabit

Bismillaah

Siapa sih yang ngga seneng dalam waktu semalam bisa mendapatkan 3M bersama orang tersayang? Malah bukan hanya rasa senang, tapi lebih dari itu rasa tenang, beuh.. 3M. Dijamin para muda-mudi yang mau cepat kaya (kaya hati), dapetin deh 3M disetiap bulannya. Free, ga dipotong pajak, seriously.

Malam Minggu Mabit alias 3M, nampaknya akan jadi aktivitas rutinan selama sekali dalam sebulan. Semoga Allah istiqomahkan di tengah segala kesibukan yang juga rutin dikerjakan.

Agenda #MudaBerdakwah di masjid Nurul Badar. Tausiyah malam hari tentang tassamuh dari ustadz Akmal sjafril di masjid itu nikmat sekali untuk didengarkan dan dicatat setiap poin pentingnya, ditambah momen sharing dari seorang hafidz 30 juz, serta games ukhuwah dengan menatap wajah saudarimu selama beberapa menit dengan lantunan Ar Rahman sambil menggenggam erat tangannya, "maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?" hingga penutup aktivitas dengan tahajud dan shubuh berjama`ah.

Alhamdulillaahilladzi bini`matihi tatimmushalihaat.

3M kali ini dilakukan bersama seorang akhawat sanguinis berinisial AZ, kawan cerita dari yang serius hingga yang koplaq, kawan nyemplung bareng di legis kampus, kawan yang kalo flashback ternyata perkenalan kita karena sekadar sksd aja, pokoknya kawan yang frekuensinya satu getaran. Hei AZ, ukhuwah bersamamu itu rasa manisnya semanis coklat paling enak yang pernah kumakan~ yuk temenan sampai syurgaaa. *aamiin* *gombalin* *pastimempan*

Maasyaa Allah pokoknya jika 3M bisa dijadikan aktivitas sekali sebulan. Sebab kita memang butuh, apalagi mereka yang sudah terikat pada sebuah tempat bekerja. Tempat kini dan tempat kemarin merupakan dua hal dengan rasa dan nuansa yang berbeda. Jika di kampus kesenangan dan ketenangan hati bisa direguk bersama orang-orang tersayang, di kantor hanya kesenangan yang biasa dicari bersama para kolega.

Yaa muqallibal quluub, tsabbit quluubana `ala diinik, wa tsabbit quluubana `ala tha'atik. Tsabbit aqdaamana yaa Rabb..

Aamiin yaa Mujiibassa`ilin..

Friday, March 25, 2016

Show must go ON


Bismillaah

Alhamdulillaahilladzi bini’matihi tatimmushalihaat.. Segala puji bagi Allah yang segala kebaikan menjadi sempurna karena-Nya :) Saya tak ingin pernah berhenti membasahi bibir ini dengan kalima-kalimat syukur kepada-Nya, memberi segala pujian terindah untuk Allah ‘Azza wa Jalla, yang air mata bahagia dan duka tercipta atas izin-nya.

Sungguh bukanlah kesenangan hati yang saya idam-idamkan hari ini, melainkan ketenangan hati. Melihat senyum bahagia ibu dan ayah serta kakak tersayang, adakah yang lebih indah dari itu semua atas pencapaian kemarin hari? Mengajak mereka untuk menyaksikan secara langsung anggota keluarga termudanya ini *eya* diwisuda adalah hal yang dinanti-nanti. Akhirnya saya selesai memenuhi amanah sarjana ini.

Bukanlah gelar yang saya cari, tetapi husnul khatimah, akhir yang baik di kampus penuh memori indah bernama Universitas Negeri Jakarta, kampus yang mungkin tidak sebaik kampus lain dalam sarana-prasarananya, tetapi mampu mencetak generasi pendidik dan pemimpin bangsa yang berakhlak mulia. InsyaaAllah. ‘Ala kulli hal, akhirnya saya lulus dari kampus itu.

Kini, dengan dunia yang baru, dalam medan dakwah yang mungkin tak kalah seru, saya perlu menggali lebih dalam kemampuan saya sebagai da’iyah yang akan menyampaikan segala kebaikan Islam melalui lisan dan perbuatan yang murni dari hati. Takdir Allah subhanahu wa a’ala lah yang telah mempertemukan saya dengan medan ini tepat sebulan setelah kelulusan saya dari kampus tercinta, sebuah kantor di mana saya akan berusaha menebar manfaat di sana dengan ilmu yang saya punya, ilmu agama dan ilmu bahasa, ya bahasa Prancis tentunya. 

Lillah, niatkan saja lillah. Mungkin medan baru ini tidak menjanjikan ukhuwah seromantis medan terdahulu, tetapi saya sangat yakin bahwa Allah sudah menyediakan berbagai hikmah indah dibalik semua hal baru yang saya temui hari ini.

Saya berdo’a sepenuh hati untuk seluruh rekan mahasiswa yang berniat baik ingin lulus untuk mengakhiri masa mahasiswanya dengan husnul khatimah, semoga Allah berikan kekuatan dan kelancaran wahai sahabat seperjuangan! :) Ini hanya masalah waktu, asalkan do’a terus melangit dan ikhtiar terus berlari hingga menemui garis ‘finish’nya sendiri, saya yakin kalian berhasil kawan. Rabbishrahli sadri, wayassirlii amri.

Tantangan menulis tugas akhir kuliah memang asalnya dari diri sendiri, itu yang paling berat. Namun asal tekad membulat, lanjutkan saja, ikhtiar terus dan bertawakkal-lah kepada-Nya. Fa idza ‘azamta fatawakkal ‘alallah. :)


Semangat Mil! the show must go ON :)
25 Januari
29 Februari
23 Maret
2016

Tiga momen yang terekam dengan baik, alhamdulillaah..




Monday, February 1, 2016

Yudisium Les Pendus

Alhamdulillaahilladzi bini'matihi tatimmushalihaat..

Allah est Formidable, très formidable. Il nous donne des facilités pour obtenir notre diplôme dans ce département du français. Parfaitement, nous avons ce diplôme à notre 9ème semestre! 

Félicitations les pendus! nous n'avons plus besoin de sentir la ballade des pendus de Villon n'est-ce pas? :'

Je suis tellement heureuse de vous connaître :) 

Zihni, Wuri, Fahmi, Eka, Selvia, Virni, Feby.
JBP 2011.

Les autres, je te souhaite tout le méilleur pour vous ;)



Monday, April 6, 2015

Apapun

Bismillaah

Apapun yang terjadi, rasanya hanya ingin tetap bersama mereka.
Belajar bersama, dewasa bersama, bersabar bersama.
Apapun yang terjadi, rasanya hanya ingin terbiasa.
Biasa terhadap apa yang sesuai dengan keinginan diri, atau bahkan yang tidak sesuai dengan keinginan diri.
Apapun yang terjadi, rasanya hanya ingin terus bergerak.
Terus menggali ilmu, terus beramal.
Apapun yang terjadi, rasanya tidak perlu berteriak.

Allah, all praise is to Allah.

Friday, April 3, 2015

Akhirnya ini berakhir

Bismillaah

Depok, 03 April 2015

Pagi nan cerah, di kampus ternama.
Bersama salah seorang kawan  terdekat sejak sembilan tahun silam, dan seorang kawan SMA. Kami tidak sengaja bertemu di stasiun Bojong, menuju tempat dan agenda yang sama kami bercengkrama sepanjang perjalanan, tak lama hanya empat stasiun saja kemudian kami turun dari kereta. 

Sesampainya di masjid kampus, kami agak kebingungan sebab ramai sekali, di mana lingkaran kami akan terbentuk jika di kanan-kiri telah ditempati? Kami kira awalnya itu acara pengajian rutinan, ternyata walimahan. Hem, tetep f-o-k-u-s.
Kami memilih lantai dua masjid untuk membentuk lingkaran utuh, dan seiring menit berjalan, lingkaran kami semakin melebar. 

Hari ini terasa hangat, libur yang tiada dirasa keberadaannya. Ada walimahan di lantai bawah, ada rapat mahasiswa yang menggunakan hijab sebagai penanda, ada perkumpulan komunitas di selasar, dan ada lingkaran kami di lantai dua, semua beraktivitas seperti biasa. Hari ini terasa berbeda, murabbiyah kami seakan memberi pesan tersirat seakan tiada pertemuan lagi, pun beliau membawa jajanan yang lebih dari biasanya. Ada apa ini sebenarnya?

Pada sesi bertanya kabar, kupandang wajah teduh para saudari satu persatu. Ah, empat tahun melingkar dengan istiqomah itu tidak pernah kuduga, Allah, Allah-lah yang menyatukan kami. Betapa jauh jarak memisahkan, namun lingkaran ini tak pernah berubah. Mereka yang pergi pasti akan tergantikan, tak pernah terasa kurang. 

Kupandangi mereka dari tempatku duduk. Ah, empat tahun sudah. Asal sekolah kami memang sama, dan setelah kelulusan jarak memisahkan. Namun siapa sangka kami masih dalam satu lingkaran?
Ukhti itu, ia telah lulus dari PNJ, di sebelahnya ada ukhti yang sudah masuk tahun ketiganya di UI, di sisi kanannya ada ukhti yang sedang meneruskan S2 nya di Gunadarma, selanjutnya ada ukhti dari UGM yang sedang pulang ke cibinong, tak ketinggalan pula ukhti dari UIN yang sedang berjuang dengan skripsinya, dan seterusnya ukhti-ukhti yang sama sepertiku datang dari UNJ hanya berbeda tingkatan saja, hingga ukhti PNJ yang mengambil jurusan MICE dan ukhti satu lagi yang mengambil jurusan Sosiologi di UI. Begitu beragam.

Akhirnya, ini berakhir.
Mari berjalan menghadap guru yang baru. Bismillah.
Ini amanat dari murabiyyah tercinta, jalani saja semua karena Allah.
Asal sama-sama mencari ilmu, asal tetap bersama ukhti-ukhti itu.
Meski terasa kehilanganmu, kakak, terima kasih :)

Untuk Murabiyyah terbaik, E.P

Sunday, October 19, 2014

Best I ever had

Kata mereka, para organisatoris itu kerjaannya sibuk sendiri.
Kata mereka, kaum organisatoris itu suka lupa diri.
Kata mereka, anak-anak organisatoris itu lulusnya lama sekali.
Ya, itu sih kata mereka :)

Menurutku, organisasiku ya hiburanku.
Sebab menurut situs http://kavie-design.indonesianforum.net, "Hiburan adalah segala sesuatu – baik yang berbentuk kata-kata, tempat, benda, perilaku – yang dapat menjadi penghibur atau pelipur hati yang susah atau sedih."

Itulah hiburan, menjadi pelipur lara di kala sedang merana. #tsaah
Ditambahkan lagi dari situs tersebut, "Pada umumnya hiburan dapat berupa musik, film, opera, drama, ataupun berupa permainan bahkan olahraga. Berwisata juga dapat dikatakan sebagai upaya hiburan dengan menjelajahi alam ataupun mempelajari budaya. Mengisi kegiatan di waktu senggang seperti membuat kerajinan, keterampilan, membaca juga dapat dikatagorikan sebagai hiburan. Bagi orang tertentu yang memiliki sifat workaholic, bekerja adalah hiburan dibandingkan dengan berdiam diri." Dan mungkin memang aku masuk ke dalam kategori "orang tertentu" yang memiliki sifat suka bekerja tadi, yang mana kerja merupakan hiburan dibanding berdiam diri.


Organisasi bagaikan tempat wisata yang mampu menghibur segala duka dan menghapus segala penat. Organisasi bagai wahana yang mampu mengalihkan aku dari titik jenuhku selama hidup di kampus. Sebab ruang belajar bukan hanya berada dalam kelas kuliah, namun juga ruang-ruang kegiatan organisasiku hari ini. Meski terdengar ringan, organisasi sebagai hiburan, namun ada banyak hal yang harus diperjuangkan selama hidup bersamanya. Bukan hanya tentang mendapat manfaat darinya, namun juga memberi manfaat melaluinya.

Memilih organisasi haruslah dengan cinta, hingga rela mengorbankan waktu, materi, hingga tenaga yang kita punya. Tidak menuntut banyak, namun banyak memberi . Tidak berbicara banyak, namun banyak bertindak. Itulah sosok para pejuang hebat, yang bekerja ikhlas mengurusi apa yang jelas bukan untuk kemaslahatan dirinya, bekerja keras tanpa sepeser gaji yang diberikan, kerja totalitas meski serbuan kata sarkasme keluar dari mulut para penonton mereka. Betapa istimewanya organisasiku.

Aku hanya kagum pada keikhlasan mereka dalam berbagi, keberanian mereka dalam memberi apa yang mereka miliki. Sebab ikhlas dan berani adalah dua hal yang berat untuk dieksekusi pada kenyataannya. Karena ikhlas adalah bersih & murni, tak banyak menuntut, tak banyak menyalahkan orang atau keadaan, tak banyak mengungkit segala amalan yang pernah dikerjakan.
Karena be·ra·ni dalam KBBI merupakan sikap yang mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dsb.


Kawan. Celotehanku ini bukanlah sekadar rangkaian KATA, lihatlah dengan sek-sa-ma dan inilah realita! Bukanlah dalam ruang kuliah kutemukan pejuang hebat yang gemar berbagi, bukanlah di kantor-kantor kita temukan pejuang hebat tanpa digaji, bukanlah di sekolah ditemukan pejuang hebat yang berani lulus lebih dari tenggat waktu yang diberi. Namun dalam organisasiku hari ini aku berani angkat topi bagi para pejuang organisasi, sebut saja kaum organisatoris. Bukalah KBBI, maka akan kau temukan bahwa makna istimewa adalah sesuatu yang khas, hal yang lain dari pada yang lain. Maka kini aku semakin mantap untuk berkata bahwa itulah segelintir keistimewaan dari organisasiku hari ini. Keistimewaan itu terletak dalam diri para pejuangnya.



Postingan ini didedikasikan untuk KOMBUN, karena di sana saya sedang belajar menjadi blogger bermanfaat dan menginspirasi.

Wednesday, October 8, 2014

So Soon

Bismillah

Hilang. Rasa kehilanganmu masih sama, tak ada yang berubah di sini, masih terasa sesak. Masih perlu berdakwah denganmu. Masih ingin berdiskusi denganmu. Masih ingin mencegah kemunkaran bersamamu.

Aku rindu kamu Zakiyyah.


"So Soon"


Every time I close my eyes I see you in front of me
I still can hear your voice calling out my name
And I remember all the stories you told me
I miss the time you were around

 But I’m so grateful for every moment I spent with you
‘Cause I know life won’t last forever

 

You went so soon, so soon
You left so soon, so soon
I have to move on ’cause I know it’s been too long
I’ve got to stop the tears, keep my faith and be strong
I’ll try to take it all, even though it’s so hard
I see you in my dreams but when I wake up you are gone
Gone so soon


Night and day, I still feel you are close to me
And I remember you in every prayer that I make
Every single day may you be shaded by His mercy
But life is not the same, and it will never be the same
But I’m so thankful for every memory I shared with you
‘Cause I know this life is not forever

You went so soon, so soon
You left so soon, so soon
 

I have to move on ’cause I know it’s been too long
I’ve got to stop the tears, keep my faith and be strong
I’ll try to take it all, even though it’s so hard
I see you in my dreams but when I wake up you are gone

There were days when I had no strength to go on
I felt so weak and I just couldn’t help asking: “Why?”
But I got through all the pain when I truly accepted
That to God we all belong, and to Him we’ll return, ooh

 

You went so soon, so soon
You left so soon, so soon
I have to move on ’cause I know it’s been too long
I’ve got to stop the tears, keep my faith and be strong
I’ll try to take it all, even though it’s so hard
I see you in my dreams but when I wake up you are gone
Gone so soon 

(Maher zain)

Tuesday, December 18, 2012

Berkaca pada cinta

Bismillah..

Siapa yang tidak kenal dia
Si merah jambu yang disebut cinta
Siapa yang tak pernah merasa
Saya rasa tidak ada
Lalu bagaimana kita mengahadapinya?
Ketika ia tumbuh berbunga-bunga

Waspadalah wahai ikhwah
Kala ia hadir bukan pada waktunya
Namun sungguh bahaya
Ternyata inilah faktanya:
Ketika ia datang
Ketika ia ada bukan untuk dijaga
Ketika ia dimaklumi sebagai fitrah
Ketika ia disambut suka cita
Ketika ia dilayani dengan sepenuh hati
Ketika ia disapa dengan senyuman
Ketika ia dipikirkan setiap hari
Ketika ia direspon sesuka hati

Maka tunggulah ikhwah
Perasaan itu tumbuh mekar bunganya
Mekar hingga kau tak berdaya
Padahal itu belum saatnya
Belum pada tempatnya
Belum halal dihadapanNya
Yaa Rabb.. Faghfirliy
Hanya ingin berkata
Hanya ingin mengajak berkaca
Jangan buat mereka kecewa
Jangan buat mereka menganga
Melihat tingkah da’inya
Tiada beda dengan mereka

.Untuk direnungkan bersama.

(This is so gentleeee :D meeeen.)

Monday, December 10, 2012

SCW (Sospol Camp With FBS) a.k.a RCF

07-09 Desember 2012

Tiga hari lelah
Tiga hari menyenangkan
Tiga hari berkesan
Tiga hari mengenang

Semoga kami -kader-kader BASIS- bisa lebih cerdas dalam berpikir,  dalam berkata, maupun dalam bertindak.
Semoga kami dapat menjadi kader yang militan, dan komitmen dalam ber-aksi. Di bidang Sosial maupun Politik.
Semoga kami bisa menjadi manusia yang berdaya guna, seperti kakak-kakak kami yang dulu  juga pernah ikut berjuang dalam barisan Bahasa dan Seni Squad.

SEMANGAT BASIS.
SALAM CERDAS, MILITAN, BERDAYA GUNA!

-Internal Basis (Bima Basis

)

Wednesday, November 14, 2012

Menjaga Hari

Bismillahirrahmaanirrahiim..
“Tidaklah sama antara orang-orang yang duduk (tidak ikut berperang tanpa alasan yang jelas) dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya.” (Qs. An-Nisa: 95)
Bulan tak nampak indah kala itu, gelisah, ada saja yang mengganggu pikiranku.  Tersadar aku bahwa perjuangan  ini memang tak pernah berada di zona nyaman, terlebih mereka yang biasa menjagaku kini tak selalu memberikan pundaknya untuk kubersandar. Berperang sendiri adalah jalan yang suka tidak suka harus dipilih. Lalu pergilah aku bersama tekad, semangat, dan tujuan yang berarah kepadaNya.  Pergi menjaga hari yang tergambar hitam pekat dipikiranku setahun lalu, hari yang akan selalu hadir disetiap tahunnya. Bagiku hari ini adalah perubahan. Hari ini adalah cermin dihari selanjutnya. Hari penentuan warna, akan tetap gelapkah atau berubah menjadi cerah? “Semoga Allah menjaga, menjagaku, menjaga hari kami dengan rona yang indah disisi dienNya.” 
Sesekali kucoba menarik nafas panjang.. kemudian menghembuskan kembali dengan lembut. “Allah bersamaku, Allah bersamaku” kataku dalam kalbu. Tak sadar malam semakin pekat, kuhentikan kegelisahan dengan menutup mata sejenak, mempersilakan ruh ini untuk beristirahat sebentar saja.
Malam pekat berganti pagi cerah.  Aku mengajak seorang kawan untuk pergi menatap matahari pagi yang sinarnya menentramkan. Kami banyak bercerita, sejenak mengalihkan kegelisahanku. Kegelisahan akan sesuatu yang masih menjadi rahasiaNya. Kira-kira apa ya warna hari ini? Merah muda atau merah marun? Biru langit atau biru pekat? Belum tau.
Hari ini matahari terasa menyenangkan, tidak seperti bulan semalam. Angin berhembus tenang, dan Allah menurunkan berkahNya melalui hujan yang mampir sebentar kemudian pergi lagi. Hari ini cukup bersahabat, berjalan sesuai alur yang kurencanakan. Jika dianalogikan dengan warna, hari ini berjalan dalam warna pastel . Menyenangkan:) Rabb.. Merci.
Namun hidup memang tak pernah bisa seideal yang diharapkan. Hari berikutnya tercium aroma yang tidak bersahabat, aku mulai khawatir. “Jangan, jangan hitam lagi” pintaku dalam kalbu. “Tidak,kali ini  tidak boleh ada lagi warna gelap” ya, aku cukup gelisah.  Sayangnya Allah berkehendak lain, hari itu aku merasa kecolongan warna.  Aku hanya melihat warna gelap saja.
-The End-
 
Dan berakhirlah tugasku dengan hujan tanda berkah dariNya.

Hikmah:
------------- Ini menandakan kelemahanku sebagai manusia biasa, semua tak bisa ideal seperti yang diharapkan. Terlalu muluk untuk langkah awal dengan hanya membayangkan warna pastel, padahal sejatinya warna-warna gelap juga ikut bermain dalam kehidupan ini. Semua kuanggap sebagai pembelajaran, kedepannya warna-warna gelap harus diganti dengan warna-warna cerah atau softly pastel. Dan warna-warna pastel yang ada harus dipertahankan dan diJAGA.-----------
Laa hawla wa laa quwwata illa billah...
Posted 30 october by

Da'wahmu, da'wahku, da'wah kita.

Bismillahirrahmaanirrahiim..
                Da’wah. Ia tidak eksklusif, tak pandang bulu, semua mu’min memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menyampaikannya. Da’wah bukan hanya milik mereka yang jidatnya hitam-hitam atau yang jilbabnya panjang-panjang (baca: syar’i), melainkan milik kita semua. Sesekali saya sempat berdiskusi dengan kawan-kawan dijurusan tentang banyak hal, membuka topik dan obrolan yang cukup berkualitas daripada hanya obrolan yang kosong makna dan banyak tertawa seperti jaman SMP dulu.
                Tentang kampus, Jakarta, pemerintah, negara, sampai agama. Ramsey, dina, novi, fahmi, eka, agatha, fitri, dengan merekalah biasanya diskusi jadi hangat. Ada wajah penasaran, ada kerutan dahi, ada tanggapan, ada pertanyaan, ada sanggahan, sampai pembenaran. Semua topik berawal dari permasalahan yang ada di dunia ini, seluuuruh dunia, apapun dibahas. Bahkan atas segala masalah yang ada, semua dari kami mengajukan solusinya masing-masing. Diskusi yang jarang-jarang ada ini sarat akan hausnya perbaikan umat. Saya merasakan hal yang sama dengan mereka, ya, perbaikan umat. Mereka  terlihat ingin menunjukkan yang haq dan mencegah yang bathil, sekecil apapun hal itu. Saya memandang bahwa yang ingin mereka lakukan adalah da’wah juga, mereka punya niat menjalankannya, hanya mungkin belum tau apa itu, bagaimana dan kapan melaksanakannya. Ternyata setahun belakangan belum cukup bagi saya untuk menilai dan mengenal mereka, bibit-bibit luar biasa, yang darinya akan terlahir perbaikan umat. Aamiin yaa Rabb..
Karena da’wah ini adalah milikmu, milikku, milik kita semua. Allahu akbar!
 
Posted by