Powered By Blogger

Tuesday, January 17, 2012

Halal, engga, halal, engga, makan, engga, makan, engga. CEK DULU AH!

Bismillahirrahmaanirrahiim.
Assalaamu’alaikum. Bonjour readers!!! Seperti judul yang telah diusung, yaitu “Halal, engga, halal, engga, makan, engga, makan, engga. CEK DULU AH!” maka penulis merasa judul ini perlu ditindak-lanjuti alias dibahas lebih jauh (sedikit). Adakah yang pernah makan donat lembut bernama J.Co??? atau roti enak bernama Breadtalk???
 
Jawaban 1. Apaan tuh?? #djaja miharja. Belom pernah ah.
Jawaban 2. Hmm pernah sih, tapi cuma salah satu atau salah duanya ajaaa.
Jawaban 3. Hyaaa eyalaaah #ngeselin. Itukan makanan yummy semuaaaa. :D 

Mais, est-ce que vous savez??? Do you know??? Tau ngga sih LO??? Salah dua di antara mereka ada yang belum bersertifikat halal lho. :O Wah wah wah… sebagai ummat islam yang telah Allah atur hukum-hukum halal, haramnya. Kita harus serba aware, spesialnya atas apa yang kita makan (sesuai dengan pembahasan kali ini.) Sebelum membeli, puter-puter dulu deh kemasannya, apakah do’i ber-cap halal atau tidak??? Kayak beli buku gitu… ada cap best sellernya gak neh. Kalau ada, naaah oke, wrap it up! Bungkus! #eh udah dibungkus deng. :D Back to topic.

Yang manakah dua makanan belum bersertifikat halal dari tiga makanan yang tadi penulis sebutkan??? Ternyata ini masih hangat diperbincangkan loh di beberapa situs. Penulis mencoba mengumpulkan beberapa situs, dan mengecek-ngecek juga di situs milik MUI.

J.CO 
Awalnya penulis dapat dari situs:

katanya dalam kemasan produk J.Co Donuts masih terdapat tulisan “Prepared in compliance to halal standards”.

Dan pada situs terupdate:

http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2011/05/03/j-co-donuts-coffee-insya-allah-sudah-halal/ (2011)

J.Co dinyatakaaaaan, alhamdulillah baru saja halal. Mau tau??? Mau tau??? Mau tau banget dari mana??? Cek di mari: http://www.halalmui.org/images/stories/pdf/daftar%20produk%20halal%20Maret%202011.pdf

Penulis udah nyari semua keyword buat si J.Co yang lembut ini, dan ada nama do’i dalam “Daftar Belanja Produk Halal”  milik MUI, berformat PDF tersebut.

Pertama, (08) Kelompok Minyak, Lemak dan Emulsi: J.Co Donuts & Coffee.

Kedua, (21) Kelompok Bakery Ingredient: JCo Flour, JCo Premix, J Crown Premix.

Namun penulis belum sempat me-nge-cek langsung ke kardusnya, jadi percaya boleh… tapi teliti lebih penting.

BREADTALK

Berita ini dari tanggal 08 april 2008, sampai sekarang. Belum ada konfirmasi lagi bahwa roti enak ini sudah dihalalkan. Jadi dulu BreadTalk sebenarnya sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI pada 22 September 2005. Namun sertifikat halal itu hanya berlaku hingga 22 September 2007. Dan belum ada perpanjangan lagi. Maka, dari situs yang penulis baca :

http://bimaa.wordpress.com/2008/04/10/waspadai-kehalalan-bread-talk-lagi-dari-okezone-dan-detik/

Majelis Ulama Indonesia meminta masyarakat khususnya umat Islam, untuk mewaspadai kehalalan roti BreadTalk, yang saat ini belum juga mengajukan perpanjangan sertifikat kehalalannya.  Dari pernyataan Kepala Bidang Sertifikasi Halal LPPOM MUI Muti Arintawati  (saat berbincang dengan okezone.com) dan juga Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika MUI Nadratuzzaman Hosen (dalam keterangan yang diterima detik.com)

Dan dari anggota Komisi VIII DPR DH Al-Yusni:

Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak bisa memaksa produsen roti Bread Talk untuk memperpanjang sertifikasi kehalalannya. Karena belum ada legalitas yang mengatur agar MUI untuk melakukan itu.

“Karena belum ada UU-nya. Saat ini, pengajuan halal itu dilakukan sukarela. MUI tidak bisa melakukan pemaksaan, ”  ujarnya.

Menurutnya, kewenangan yang hanya bisa dilakukan MUI sebatas memberikan pernyataan kepada publik bahwa sertifikat halal yang pernah diberikan MUI pada September 2005 telah kadaluarsa, sehingga masyarakat mesti berhati-hati.

So, hati-hati readers! :)



Well, well… penulis hanya ingin share aja. Spesialnya untuk sobat muslim/ah tercinta…:) Penulis gak akan menghalangi readers untuk menyantapnya, tapi TUNGGU makanan tersebut berlogo HALAL tentunya.  naaah, sekarang yok mari teliti sebelum membeli. “Halal, engga, halal, engga, makan, engga, makan, engga. CEK DULU AH!”  jadi moto hidup kita selama berbelanja. Kalau mau juga, udek-udek deh ini PDF milik MUI :) cek di:

http://www.halalmui.org/images/stories/pdf/daftar%20produk%20halal%20Maret%202011.pdf

 biar makin mantap pas lagi belanja atau pas mau makan sesuatu…:)

Walau tidak semua makanan berlogo halal dari MUI, tak apa. Yang penting lihat logo HALALnya ya pemirsa. ^^

Moga bermanfaat. Cauuuuu~



10 comments:

  1. jazakillah mimil. . . Sdh mengingatkan. Wah kudu teliti lagi nih.
    Gimana sama masakan2 cepat saji yg ada d pinggir jalan yak? Jd ikutan khawatir. . . -___-''
    oya selain logo halal jangan lupa periksa tanggal expired nya ;D

    ReplyDelete
  2. Makasih, linknya banyak amat ye.
    Yah, dah pernah makan semua tuh yg disebutin. Kasian deh gw :(

    ReplyDelete
  3. kalau JCo dan Bread Talk memang belum terbukti halal. Kalau marie regal sudah ada sertifikat halalnya. Sudah join dgn milis Halal-Baik-Enak?

    ReplyDelete
  4. Tp saya cek langsung marie regal ga ada logo halalnya mba? Apa itu yg versi lama? hehe.

    ReplyDelete
  5. ini jawaban dari custoner service marie regal atas pertanyaan yang sama dari saya lewat milis HBE :"Ibu Prita Kusumaningsih,
    Terimakasih atas komentarnya, masukan ibu untuk membuatkan stiker logo Halal untuk kemasan lama sudah kami lakukan. Hanya saja mungkin kemasan yang sudah ada stiker logo Halalnya belum menyebar dipasaran. Ditunggu saja ya bu..sosialisasi produk Halal kami juga dilakukan baik media elektronik (Radio), media cetak maupun dengan aktifitas marketing lainnya. Nantikan juga Direktori Halal MUI edisi 2012, disanana ibu nanti bs melihat untuk lebih meyakinkan ibu. Kami berkomitmen untuk memproduksi produk Marie REGAL Halal secara berkesinambungan dengan menerapkan Sistem Jaminan Halal sesuai dengan Syariat Islam yang telah diaudit oleh LPPOM MUI dan mendapatkan sertifikat Halal dan SJH. Tetap setia mengkonsumsi Marie REGAL…HALAL…Paling Enaaak..

    ReplyDelete
  6. Oke, nanti saya edit.. Terimakasih bu :)

    ReplyDelete
  7. sip jazakillah saudari2 :D
    Alhamdulillah

    ReplyDelete
  8. milka, jazakillah khair DDU nya yaa... hhe.

    ReplyDelete
  9. I see. awal-awal beli BT juga ada sertifikatnya tu mil, di depan warungnya*loh ko warung? eh tapi pas pengen beli lagi, udah kaga ade :P
    kalau J.Co emang ragu. hehe..

    kalau di mesir nih, jarang banget yang ada label halalnya, bisa dibilang emang ga dilabelin malah :(
    kecuali yang impor dari turki. akupun menjadi bimbang*lebay tapi asli. akhirnya aku tanya ke ustdzah aku, beliau bilang, selama ga kode babinya insyaAllah halal*Allahua'lam :)

    atau makanan di dunia yang masih sering dikonsumsi oleh orang-orang padahal belum ada sertifikat halalnya seperti yupi, sugus,(padahal asli, permen2 itu enak banget :D hehehe)*keciri pas kecil suka ngebandel, beli padahal dilarang :( hehe

    ReplyDelete
  10. alhamdulillah
    akhirnya bisa mengecek produk halal
    terima kasih artikelnya

    ReplyDelete