Powered By Blogger

Wednesday, July 20, 2011

Rindu masa itu, rindu dirimu... kawan.

Dengan Menyebut Nama-Mu Ya Rahman, Ya Rahim…
            Tiga tahun sudah… Kini telah habis waktuku untuk berada di sana. Tempat di mana aku menimba ilmu, wadah di mana aku mengembangkan bakat, tempatku mendapat banyak pengalaman, maupun mendapat banyak kawan… Ya Allah, dulu kutepis masa itu karena ingin cepat-cepat menyelesaikan studi. Tapi apa yang terjadi kini? Aku merindukannya… sangat. Masa sekolah beberapa bulan lalu, bahkan tahun-tahun yang lalu.
            Guru… aku mengerti mengapa ketika kami tidak paham akan sebuah materi pelajaran kau malah menyuruh satu di antara kami maju untuk mengerjakan sebuah soal, aku kira kau mengerjai kami. Tapi ternyata itu semua karena kau ingin kami lebih cepat paham ketika kami berkonsentrasi di depan kelas tanpa gangguan teman. Guru… kini kusadari mengapa kau meminta kami untuk tampil di depan kelas padahal kami sangat gugup saat itu, baik dalam membacakan sebuah puisi; pidato, menampilkan sebuah drama; teka-teki, dan sebagainya. Aku mengerti itu semua karena kau ingin membentuk kami menjadi generasi yang pemberani, yang percaya diri… Aku percaya semua yang terbaik yang telah kau berikan pada kami akan sangat berguna di masa depan nanti, insyaAllah.
            Sekolah itu… hampir setiap hari kudatangi, setiaaaaaaaaap pagi, lengkap dengan seragam SMA, Putih-Abu. Terkadang kuhabiskan waktu hingga petang menjelang, maka tidak salah jika kunobatkan sekolah itu sebagai rumah keduaku. Segala tempat yang ada di sekolah sangaaat kurindukan, apalagi tempat di mana sumber suara murottal setiap pagi berasal… Masjid tercinta, Asy-syifa namanya. Aku juga rindu pada kelasku, kelas yang menjadi saksi keseharianku di dalamnya. Aku pun rindu pada kantinnya, lapangannya, pohon rindangnya, kolam ikannya, taman bunganya, perpustakaannya, laboratoriumnya, multimedianya, saungnya, ruang gurunya, pokoknya semua-nya nya nyaaa. 
            Tapi lebih dari itu, kawan… dirimulah yang paling kurindukan. Sekolah itu tak berwarna tanpa kalian didalamnya. Karena kalianlah yang dapat kuajak bertukar pikiran, bercanda bersama, belajar bersama, tertawa bersama, beribadah bersama, bernyanyi bersama, berjahil bersama, bermakan bersama, berjajan bersama, pokoknya ber-ber-an bersama. ^^ Rindu sekali padamu Sahabatku, Keluarga Kecilku, Guru-Guruku, Kawan-kawan kelas, Kawan-kawan organisasi (Rohis & Mading), Adik-adik kelas, Kakak-kakak kelas, Uwa’, Pak de, maupun Mamang-mamang yang selalu rajin tanpa keluhan menyempurnakan sebagian dari iman, yaitu menjaga kebersihan.
            Ba’da Isya, dikala hujan turun dengan semangatnya, hawa dingin datang menyelimuti ruang tidurku. Saat itu juga kuputar lagu andalan ketika kumerasa sepi, Zain bikha… Ketika sedang meresapi lagu itu, ada syair yang bunyinya begitu membuatku sedih, When you lose someone close to your heart. See your whole world fall apart. And you try to go on but it seems so hard. Allah knows, Allah knows. Seingatku baru sekali ini aku bersedih mengingat masa itu tak akan terulang kembali. Sedih sampai membuat dadaku terasa sesak, air mata pun akhirnya membantu melampiaskan rasa sedih ini, mereka jatuh bergantian membasahi bantalku. Entah aku yang terlalu acuh atau bagaimana hingga baru sekarang aku sadar bahwa kita BENAR-BENAR telah terpisah jarak. Tempat studi yang aku, kamu, kita tuju kini telah berbeda, bukan lagi di SMA Dua… Tak ada alasan lagi bagi kita untuk tetap berkutat setiap hari di sana, kini kita sudah harus berkemas untuk pindah melanjutkan studi di tempat lain.  Sampai jumpa lagi kawan! Pokoknya Je t’aime mes amies, gue cinta elo sob. 
Hingga akhirnya akan selalu seperti ini… perpisahan akan terjadi. Dan untuk selamanyaaaa hanya Engkau Yang Paling Setia, bahkan lebih dekat dari urat leherku… Je t’adore Allah…
When you feel all alone in this world
And there’s nobody to count your tears
Just remember no matter where you are
ALLAH knows, Allah KNOWS.”




1 comment:

  1. habis baca, sediiiiiiiiih...
    walaupun jauh, terpisahkan samudra...
    ikatan hati setiap sahabat tak akan musnah...
    untuk bersama berjuang di atas bumi Allah...
    ya, berjuang milka^^
    yakan is? *loh...

    ReplyDelete